website murah
website murah
website murah
website murah
Pasang Iklan

Ratusan Massa Mulai Datangi Gedung DPRD Kotim

Ratusan massa datangi gedung DPRD Kotawaringin Timur.

INTIMNEWS.COM, SAMPIT – Ratusan massa yang tergabung dalam aliansi masyarakat sipil mendatangi Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantan Tengah, Senin (1/9).

Pantau dilapangan massa terdiri atas mahasiswa-mahasiswi dari berbagai organisasi serta warga sipil. Mereka berkumpul lebih dahulu di sekretariat Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Kotim sebelum bergerak menuju Gedung DPRD.

Pergerakan massa dimulai sekira pukul 08.50 WIB. Mereka berjalan kaki dengan tertib, membentuk barisan panjang di sejumlah ruas jalan utama menuju pusat kota Sampit.

Hampir seluruh peserta aksi terlihat mengenakan pakaian serba hitam sebagai bentuk solidaritas dan simbol duka cita. Warna hitam juga dipilih untuk menggambarkan sikap tegas dalam menyuarakan tuntutan.

Pasang Iklan

Di sepanjang perjalanan, massa menyanyikan lagu “Tanah Airku” dengan lantang. Aksi tersebut juga disertai teriakan seruan agar aparat kepolisian menghentikan tindakan kekerasan terhadap mahasiswa di berbagai daerah.

Selain itu, masa juga melentangkan spanduk besar bertulisan “Hentikan Aparat Tindakan Represif”. Spanduk tersebut menjadi pusat perhatian warga yang melintas.

Pengibaran bendera merah putih turut mengiringi  perjalanan massa. Bendera dikabarkan tinggi di tengah barisan sebagai simbol bahwa aspirasi mereka tetap berada dalam semangat nasionalisme.

Sebelum tiba di halaman Gedung DPRD, massa terlebih dahulu menggelar salat gaib. Doa bersama itu ditujukan untuk mengenang almarhum Affan Kurniawan, seorang mahasiswa sekaligus pengemudi ojek daring yang meninggal dunia dalam aksi unjuk rasa di Jakarta.

Salat gaib berlangsung khusyuk dengan dipimpin seorang tokoh agama. Seluruh peserta aksi menundukkan kepala, hening sejenak, dan memanjatkan doa bersama.

Kapolres Kotim AKBP Resky Maulana Zulkarnain bersama sejumlah anggota Polres Kotim juga terlihat hadir. Mereka bahkan ikut melaksanakan salat gaib bersama peserta aksi sebagai bentuk penghormatan.

Pasang Iklan

Usai doa bersama, massa kembali melanjutkan perjalanan menuju Gedung DPRD. Setibanya di lokasi, orasi mulai dikumandangkan oleh sejumlah perwakilan. Mereka menekankan pentingnya menghentikan kekerasan aparat dan mendesak pemerintah lebih berpihak pada masyarakat.

Koordinator lapangan aksi, David Kindangen, mengingatkan peserta agar tidak mudah terprovokasi. Ia menegaskan bahwa aksi ini bertujuan murni untuk menyampaikan aspirasi, bukan untuk melakukan tindakan anarkis.

“Kita datang ke sini untuk memperjuangkan aspirasi masyarakat. Jangan sampai ada yang terpancing emosi. Tetap damai dan tertib,” kata David di hadapan massa.

Aparat keamanan dari Polres Kotim disiagakan di sekitar lokasi. Mereka berjaga di titik-titik strategis untuk memastikan jalannya aksi tetap aman.

Hingga berita ini diturunkan, aksi masih berlangsung dengan penyampaian orasi secara bergantian. Massa menyatakan akan tetap berada di lokasi hingga suara mereka benar-benar didengar.

(Oktavianto)

Editor : Maulana Kawit

 

Berita Rekomendasi
Pasang Iklan
Halo Sahabat Intimnews

Pastikan Selalu Update Berita Terbaru

Ikuti Saluran