INTIMNEWS.COM, PALANGKA RAYA – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Pemprov Kalteng) kembali memperkuat koordinasi dan pengendalian pembangunan daerah melalui Rapat Koordinasi Pengendalian dan Evaluasi (Rakordalev) Triwulan III Tahun 2025, yang digelar di Aula Bapperida Provinsi Kalteng, Senin, 3 Oktober 2025.
Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah Provinsi Kalteng sekaligus Kepala Bapperida, Leonard S. Ampung, menjelaskan bahwa Rakordalev menjadi forum penting untuk memantau capaian rencana pembangunan di tingkat provinsi dan kabupaten/kota.
“Maksud Rakordalev Triwulan III Tahun 2025 adalah mengoordinasikan capaian pembangunan Provinsi Kalteng, baik provinsi maupun kabupaten/kota,” ujarnya saat menyampaikan laporan.
Leonard menekankan bahwa kegiatan ini bertujuan memperoleh data capaian target kinerja program yang tercantum dalam Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Provinsi Kalteng Triwulan III 2025.
Selain itu, Rakordalev menjadi wadah untuk menyelaraskan capaian kinerja antar kabupaten dan kota agar terbangun keseragaman pelaksanaan pembangunan di seluruh wilayah Kalteng.
“Tujuan Rakordalev adalah mendapatkan data capaian target kinerja program sesuai RKPD Provinsi Kalteng Triwulan III 2025, termasuk capaian kabupaten/kota se-Kalteng,” tambah Leonard.
Rakordalev juga berfungsi sebagai dasar perumusan langkah perbaikan jelang akhir tahun anggaran 2025. Evaluasi ini menjadi panduan untuk menyesuaikan strategi program pembangunan.
“Keluaran dari Rakor ini adalah evaluasi Triwulan III untuk perbaikan pelaksanaan akhir tahun, tahun 2026, serta masukan bagi penyusunan rencana pembangunan tahun 2027,” ujar Leonard.
Menurutnya, forum ini sekaligus menjadi momen untuk memperkuat sinergi antar-perangkat daerah dalam percepatan realisasi program prioritas.
“Melalui Rakordalev, kita ingin memastikan seluruh target pembangunan berjalan sesuai rencana dan mampu memberi manfaat optimal bagi masyarakat,” tegasnya.
Kegiatan ini diikuti seluruh pimpinan perangkat daerah, perwakilan kabupaten/kota, dan pejabat terkait yang bertanggung jawab atas pelaksanaan program pembangunan.
Leonard menekankan pentingnya data yang akurat untuk mengevaluasi setiap indikator makro dan mikro yang menjadi tolok ukur keberhasilan pembangunan.
Ia juga meminta setiap perangkat daerah melaporkan kendala dan hambatan yang ditemui agar solusi bersama dapat segera diterapkan.
Sinergi antara provinsi dan kabupaten/kota menjadi kunci agar target pembangunan nasional dan daerah dapat berjalan seiring, meski menghadapi efisiensi anggaran dan dinamika fiskal.
Leonard menambahkan, Rakordalev menjadi titik awal untuk memantapkan strategi pembangunan daerah agar capaian target tidak hanya bersifat administratif, tetapi berdampak nyata bagi masyarakat Kalteng.
Pemprov berharap hasil Rakordalev ini dapat menjadi pijakan pengambilan kebijakan tahun berikutnya, sehingga rencana pembangunan daerah senantiasa selaras dengan visi misi Gubernur dan kebutuhan masyarakat.
Penulis : Redha
Editor : Andrian