website murah
website murah
website murah
website murah
Pasang Iklan

Polda Kalteng Bongkar Peran D dalam Jaringan Sabu Bandar Bio

Tersangka D saat digiring petugas menuju mobil tahanan. (Shr/Intimnews)

INTIMNEWS.COM, PALANGKA RAYA – Kepala Kepolisian (Kapolda) Kalimantan Tengah (Kalteng), Irjen Pol Iwan Kurniawan, mengungkapkan peran tersangka berinisial D dalam jaringan peredaran narkoba yang diungkap Satresnarkoba Polres Katingan. D diduga menjadi salah satu pengedar yang memperoleh pasokan sabu dari bandar utama berinisial B.

Pengungkapan jaringan ini merupakan bagian dari penyidikan kasus penggerebekan bandar narkoba di Desa Tumbang Kalemei yang berujung pada gugurnya tiga anggota Satresnarkoba Polres Katingan, yakni Ipda Anumerta Sumariyanto, Aiptu Anumerta Yudhie Perdana Putra, dan Briptu Anumerta Nopandri Ramadhana.

Iwan mengatakan, berdasarkan hasil penyidikan sementara, D menerima sabu langsung dari B untuk digunakan sekaligus diperjualbelikan kembali.

“Saudara B menjual kepada saudara D. Saudara D menggunakan dan juga menjual kepada orang-orang lain,” kata Iwan saat konferensi pers di Mapolda Kalteng, Kamis, 23 Juli 2026.

Pasang Iklan

Dari hasil pemeriksaan, D diketahui telah beberapa kali menerima pasokan sabu dari B. “Kurang lebih sudah tiga kali menerima. Satu paket beratnya hampir lima gram,” lanjutnya.

Polisi juga mengungkap adanya perkara lain saat pengembangan penyidikan. Petugas menangkap tersangka S yang membawa kendaraan berisi enam paket sabu. Setelah didalami, barang haram itu diduga berasal dari D.

“Saat kami melakukan penyelidikan, didapat saudara S membawa kendaraan yang di dalamnya terdapat enam paket sabu. Setelah didalami, barang tersebut berasal dari saudari D,” ujar Kapolda.

Menurutnya, perkara yang melibatkan S dan D diproses secara terpisah karena merupakan pengungkapan baru yang berbeda dengan kasus pembunuhan tiga anggota Polres Katingan.

Meski demikian, penyidik masih terus mengembangkan kasus untuk mengungkap pemasok sabu di atas B sekaligus memutus mata rantai peredaran narkoba di wilayah tersebut.

“Penyidikan masih terus kami kembangkan bersama Bareskrim untuk mengungkap seluruh jaringan yang terlibat,” tutup Iwan.

Pasang Iklan

Belakangan terungkap jika tersangka D merupakan anak dari seorang anggota DPRD Kabupaten Katingan dan ibunya adalah Kepala Desa Tumbang Marak.

Namun, Kapolda enggan berkomentar terkait hal tersebut. Ia meminta kepada awak media untuk mencari tahu kebenaran informasi tersebut sendiri.

“Soal anak siapa, silakan tanyakan sendiri. Saya tidak menjelaskan terkait dengan itu. Silakan dicari informasi. Yang pasti terkait dengan peristiwa yang terjadi inilah yang saya jelaskan secara transparan,” pungkasnya.

Editor: Andrian

Berita Rekomendasi
Pasang Iklan
Halo Sahabat Intimnews

Pastikan Selalu Update Berita Terbaru

Ikuti Saluran
error: Content is protected !!