website murah
website murah
website murah
website murah
Pasang Iklan

Pesut FC Hadir untuk Berdayakan Putra Daerah Kobar Melalui Sepak Bola

Para pemain Pesut FC. (Istimewa)

INTIMNEWS.COM, PANGKALAN BUN – Bangsa Indonesia sudah mengenal sepak bola sejak lebih dari 100 tahun lalu. Sepak bola merupakan olah raga pemersatu bangsa, tidak mengenal suku, ras, agama ataupun golongan. Sepak bola dimainkan dengan rasa kebersamaan dan penuh tanggung jawab.

Di Kabupaten Kotawaringin Barat ada sekumpulan anak-anak muda yang gemar bermain sepak bola. Dimana menjadi awal mula berdirinya Fans Club Borneo atau Pusamania Fans Club (Pesut FC), yang menjadi cikal bakal persepakbolaan Kotawaringin Barat. Club ini berdiri pada tahun 2020.

Pemilik Klub Pesut FC Robby Senjaya, mengungkapkan Pusamania Kobar adalah sarana dimana para pemuda berkumpul untuk membahas kemajuan lingkungan Kotawaringin Barat dan belajar menjadi manusia yang mempunyai prinsip dan bertanggung jawab atas apa yang terjadi pada lingkungannya.

“Hal-hal demikianlah yang diinginkan dan dicita-citakan oleh Bangsa dan Negara menjadi manusia yang tangguh dan siap menghadapi era globalisasi dan bukan menjadi budak kemajuan zaman dan dengan berorganisasi pulalah para pemuda siap menjadi generasi penerus Bangsa melalui sepak bola,” kata Robby saat dibincangi media ini, Jumat (29/7/2022).

Pasang Iklan

“Kita bertujuan ingin mencapai dan menjadikan generasi muda yang mandiri, tangguh, kokoh dan berprinsip serta bertanggungjawab. Menghindarkan generasi muda dari tindakan-tindakan yang negative yang
bertentangan dengan hukum dan agama, dan menjadikan generasi muda sadar lingkungan,” terang Robby.

Barulah pada tahun 2020 anak-anak muda lokal Kotawaringin Barat mulai dilibatkan dalam kegiatan sepak bola meskipun dalam jumlah pemainnya yang masih amat rendah.

Bukan karir populer

“Ketersediaan jumlah pemain sepak bola di semua umur sangat penting khususnya pada upaya pembinaan dan penyaringan atlet sepak bola berusia muda. Semakin banyak jumlahnya, semakin besar peluang untuk mendapatkan pemain-pemain berkualitas,” sebut Robby.

Tetapi bagaimana caranya memperoleh pemain berbakat sejak dini bila antusiasme klub Kobar lebih tertarik untuk mendatangkan pemain dari luar Kotawaringin Barat. “Bagi saya kalah berapapun dalam sebuah pertandingan tidak menjadi masalah, yang paling utama saya bisa memberikan kesempatan putra daerah bisa bermain sepak bola,” ujarnya.

“Kondisi ini berbanding terbalik dengan minat pemilik klub yang doyan mencari pemain luar, mereka ada rasa puas dan ini yang bisa menenggelamkan talenta sepakbola kita sendiri,” ucap Robby.

Pasang Iklan

Sementara Pesut FC bertujuan menyaring bakat dan potensi generasi muda yang siap tampil membawa nama besar Kabupaten Kotawaringin Barat di hadapan masyarakat luas.

“Dengan adanya ini maka diharapkan para pemuda khususnya Kabupaten Kotawaringin Barat akan berfikir positif mengenai kemajuan persepakbolaan di Kotawaringin Barat,” sebut Robby Senjaya.

Bukannya tidak ada anak-anak muda yang hobi dan berbakat di bidang sepak bola di Kabupaten ini. Tetapi karena minimnya kesempatan yang menunjang bagi berjalannya pembinaan bakat dan pendidikan anak-anak muda di bidang sepak bola, membuat generasi muda Kobar menjadi kesulitan untuk menapaki cita-cita dan mengasah bakatnya.

“Kita tidak pernah mengetahui, bisa saja ada pemain muda berbakat tetapi karena cita-cita menjadi pesepak bola di Kobar ini tidak begitu populer dan kondisi yang tidak memungkinkan lainnya, sehingga membuatnya memilih realistis beralih ke lainnya,” kata Robby.

Karena itu, memerlukan keberanian keberadaan pembinaan sepak bola untuk anak usia muda, salah satunya dengan mendirikan fans Club yang ia tangani sekarang ini. Tujuannya agar semakin banyak anak muda yang terbina dan terakomodasi bakatnya.

Selain itu, agar generasi muda Kobar mengetahui bahwa olah raga ini tidak hanya menyangkut karier, melainkan juga menyangkut nama daerah tercinta.

Pasang Iklan

Sepak bola dapat mengharumkan nama daerah dan bangsa, membangkitkan perasaan nasionalisme serta menguatkan semangat persatuan.

Dalam hal ini, penting bagi Kotawaringin Barat untuk berupaya secara serius menciptakan sarana dan perangkat pendidikan bagi berjalannya pembinaan bakat pada usia muda di bidang sepak bola.

“Kita semua ingin agar sepak bola Kobar maju dan mencapai level yang seharusnya. Kualitas para pemain saat ini juga perlu terus diasah dengan menambah jam terbang di level yang lebih kompetitif,” ucap Robby.

“Dukungan serius dan berkesinambungan dari semua pihak, diharapkan mendorong minat dan memperluas jangkauan bagi terciptanya sistem pembinaan generasi muda untuk menjadi pesepak bola profesional dan mengharumkan nama Kotawaringin Barat,” pungkas Robby Senjaya.

Penulis: Yusro
Editor: Andrian

Berita Rekomendasi
Pasang Iklan
Halo Sahabat Intimnews

Pastikan Selalu Update Berita Terbaru

Ikuti Saluran