website murah
website murah
website murah
website murah
Pasang Iklan

Muhammad Ansyari Dorong Perlindungan Anak di Ruang Digital Diperkuat

Wakil Ketua II DPRD Kalimantan Tengah, Muhammad Ansyari. (Ist)

INTIMNEWS.COM, PALANGKA RAYA – Wakil Ketua II DPRD Kalimantan Tengah, Muhammad Ansyari, mendukung rencana pemerintah menerapkan pembatasan usia bagi anak dalam menggunakan media sosial dan gim daring. Menurut dia, aturan tersebut dapat menjadi salah satu instrumen untuk melindungi anak dari risiko ruang digital.

Ansyari menilai perkembangan teknologi tidak dapat dipisahkan dari kehidupan anak-anak. Internet memudahkan mereka memperoleh informasi, berkomunikasi, serta mengakses berbagai bahan pembelajaran.

Namun, kemudahan itu juga membawa risiko. Anak dapat menemukan konten yang belum sesuai dengan tingkat perkembangan dan usianya apabila penggunaan media digital tidak disertai pengawasan.

“Peraturan ini sangat baik sebagai upaya pencegahan agar anak-anak tidak terlalu dini terpapar hal-hal negatif dari media sosial maupun gim daring,” kata Ansyari, Kamis, 30 Juli 2026.

Pasang Iklan

Menurut dia, anak-anak masih berada dalam tahap pertumbuhan sehingga kemampuan mereka dalam menyaring informasi belum sepenuhnya terbentuk. Karena itu, paparan konten digital yang tidak sesuai dapat memengaruhi pola pikir dan perilaku mereka.

Ansyari mengatakan perlindungan anak di ruang digital tidak cukup hanya mengandalkan kesadaran pengguna. Pemerintah perlu menghadirkan aturan yang dapat menjadi rambu bagi anak, keluarga, maupun penyedia platform digital.

Ia menilai regulasi mengenai batas usia penggunaan media sosial dan gim daring dapat menjadi bagian dari upaya pencegahan. Kebijakan tersebut diharapkan mampu mengurangi kemungkinan anak mengakses konten yang mengandung unsur kekerasan, pornografi, perundungan, maupun materi lain yang tidak sesuai bagi mereka.

Menurut Ansyari, sejumlah platform digital sebenarnya telah memiliki ketentuan mengenai batas usia pengguna. Kebijakan pemerintah dapat memperkuat penerapan aturan tersebut sehingga perlindungan terhadap anak tidak hanya bergantung pada kebijakan masing-masing perusahaan teknologi.

“Artinya, baik pemerintah maupun penyedia platform memiliki perhatian terhadap perlindungan anak di ruang digital. Tinggal bagaimana pengawasan dari lingkungan keluarga juga harus diperkuat,” ujarnya.

Ia menekankan keluarga memiliki peran penting dalam memastikan anak menggunakan teknologi secara sehat. Orang tua, kata dia, perlu mengetahui aktivitas digital anak tanpa mengabaikan kebutuhan mereka untuk mengenal dan memanfaatkan teknologi.

Pasang Iklan

Pendampingan juga diperlukan agar anak tidak menghabiskan waktu secara berlebihan di depan layar. Penggunaan media sosial dan gim daring perlu diimbangi dengan kegiatan belajar, berinteraksi dengan lingkungan, berolahraga, serta aktivitas lain yang mendukung perkembangan anak.

Ansyari berharap penerapan aturan nantinya tidak berhenti pada pembatasan akses. Pemerintah juga perlu memastikan masyarakat memahami alasan dan tujuan kebijakan tersebut agar aturan dapat diterapkan secara efektif.

Menurut dia, edukasi kepada orang tua dan anak menjadi bagian yang tidak kalah penting. Anak perlu diberikan pemahaman mengenai keamanan digital, privasi, etika berkomunikasi, serta risiko berinteraksi dengan orang yang tidak dikenal di internet.

Di sisi lain, penyedia platform diharapkan ikut bertanggung jawab dalam menjalankan mekanisme perlindungan anak. Verifikasi usia dan sistem pengawasan yang memadai diperlukan agar ketentuan yang dibuat tidak mudah dilewati.

“Pendampingan orang tua menjadi kunci agar anak dapat memanfaatkan teknologi secara bijak dan tetap tumbuh sehat, baik secara mental maupun sosial,” kata Ansyari.

Ia berharap kolaborasi pemerintah, penyedia platform, sekolah, dan keluarga dapat diperkuat. Dengan pendekatan tersebut, pembatasan usia penggunaan media sosial dan gim daring tidak hanya menjadi aturan administratif, tetapi menjadi bagian dari upaya menciptakan ruang digital yang lebih aman bagi anak.

Editor : Maulana Kawit

Berita Rekomendasi
Pasang Iklan
Halo Sahabat Intimnews

Pastikan Selalu Update Berita Terbaru

Pasang Iklan Ikuti Saluran
error: Content is protected !!