INTIMNEWS.COM, KASONGAN – Wakil Gubernur (Wagub) Kalimantan Tengah (Kalteng), Edy Pratowo, mengingatkan Pemerintah Kabupaten Katingan agar tetap mengutamakan pelayanan kepada masyarakat meski pemerintah tengah menerapkan efisiensi anggaran.
Pesan itu disampaikan Edy saat memimpin upacara peringatan Hari Jadi ke-24 Kabupaten Katingan di halaman Kantor Bupati Katingan, Senin, 20 Juli 2026.
Wagub menegaskan, efisiensi anggaran tidak boleh dijadikan alasan untuk mengurangi kualitas pelayanan maupun semangat membangun daerah.
“Efisiensi anggaran bukan berarti mengurangi semangat pembangunan maupun kualitas pelayanan publik, tetapi memastikan setiap program benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujarnya.
Ia mengapresiasi berbagai capaian pembangunan yang telah diraih Kabupaten Katingan selama 24 tahun terakhir. Menurutnya, keberhasilan tersebut merupakan hasil kerja sama pemerintah dan seluruh elemen masyarakat.
“Hari jadi ini menjadi momentum untuk terus bergandengan tangan dan bergerak bersama menuju pembangunan yang lebih baik, dengan semangat gotong royong untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” katanya.
Edy juga mengajak pemerintah daerah terus memperkuat kemandirian dengan mengoptimalkan potensi yang dimiliki tanpa meninggalkan nilai-nilai budaya dan kearifan lokal.
“Daerah yang maju adalah daerah yang mampu berdiri di atas kaki sendiri tanpa kehilangan jati dirinya. Hal itu sejalan dengan tema Hari Jadi Kabupaten Katingan tahun ini, Semangat Penyang Hinje Simpei Huang Betang Huma Itah,” ucapnya.
Selain itu, ia menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Kalteng untuk terus bersinergi dengan pemerintah kabupaten dan kota, termasuk melalui Program Kartu Huma Betang Sejahtera (KHBS). Di Kabupaten Katingan, program tersebut telah menjangkau 11.621 keluarga penerima manfaat.
Edy meminta seluruh pihak mengawal pelaksanaan KHBS agar tepat sasaran serta mendukung program nasional, seperti Makan Bergizi Gratis (MBG), ketahanan pangan, Sekolah Rakyat, dan Koperasi Merah Putih.
Dalam kesempatan itu, ia turut mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang diperkirakan memasuki puncaknya pada Agustus hingga September 2026.
“Saya mengajak seluruh masyarakat bersama-sama mencegah karhutla dan memerangi penyalahgunaan narkoba demi melindungi generasi muda serta menjaga Kalimantan Tengah tetap aman dan kondusif,” tutupnya.
Editor: Andrian