INTIMNEWS.COM, PALANGKA RAYA – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah menilai program subsidi transportasi darat dapat membantu mengurangi risiko kecelakaan saat musim mudik Lebaran. Kebijakan ini diharapkan mendorong masyarakat beralih dari kendaraan pribadi, khususnya sepeda motor, ke transportasi umum yang dinilai lebih aman.
Staf Ahli Gubernur Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan, Yuas Elko, mengatakan subsidi transportasi dirancang agar masyarakat memiliki pilihan perjalanan yang lebih aman ketika pulang ke kampung halaman.
Menurutnya, hingga kini masih banyak pemudik yang menggunakan sepeda motor untuk perjalanan jarak jauh. Padahal, penggunaan kendaraan roda dua untuk perjalanan jauh memiliki risiko kecelakaan yang cukup tinggi.
“Subsidi transportasi, terutama program mudik gratis, diharapkan bisa mengalihkan pemudik yang menggunakan sepeda motor ke moda transportasi yang lebih aman seperti bus,” ujar Yuas saat ditemui dikantor Gubernur Kalteng beberapa waktu lalu.
Ia menjelaskan, penggunaan transportasi umum tidak hanya meningkatkan keselamatan perjalanan, tetapi juga dapat membantu mengurangi kepadatan kendaraan di jalan raya.
Jika sebagian pemudik memilih angkutan umum, arus lalu lintas di jalur utama saat musim mudik diperkirakan akan lebih lancar.
“Ketika masyarakat beralih ke transportasi umum, kepadatan kendaraan di jalan juga bisa berkurang,” katanya.
Selain soal keselamatan dan kelancaran lalu lintas, pemerintah daerah juga melihat mudik sebagai aktivitas yang memiliki dampak ekonomi bagi daerah.
Menurut Yuas, saat masyarakat kembali ke kampung halaman, perputaran uang di daerah tujuan biasanya ikut meningkat. Kondisi ini bisa memberikan keuntungan bagi pelaku usaha lokal.
“Mempermudah masyarakat pulang kampung juga berarti membantu meningkatkan perputaran ekonomi di daerah,” jelasnya.
Usaha kecil dan menengah, seperti pedagang makanan, toko kelontong, hingga jasa transportasi lokal, biasanya ikut merasakan dampak dari meningkatnya aktivitas masyarakat selama musim mudik.
Pemerintah daerah, lanjut Yuas, berupaya mempermudah masyarakat untuk pulang kampung dengan biaya perjalanan yang lebih terjangkau.
Ia mengatakan, kemudahan akses transportasi akan membantu masyarakat tetap menjalankan tradisi mudik tanpa harus terbebani biaya yang terlalu besar.
“Kami ingin masyarakat tetap bisa pulang kampung untuk bersilaturahmi dengan keluarga, tetapi dengan perjalanan yang lebih aman dan biaya yang lebih terjangkau,” pungkasnya.
Editor: Andrian