INTIMNEWS.COM, MUARA TEWEH – Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng), H. Agustiar Sabran menegaskan pentingnya pemanfaatan teknologi dalam dunia pendidikan saat melakukan kunjungan kerja ke SMA Negeri 1 Muara Teweh, bertepatan dengan dimulainya Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) tahun ajaran baru, Selasa 8 Juli 2025.
Dalam arahannya di hadapan para siswa dan guru, Gubernur Agustiar Sabran menekankan bahwa sistem pembelajaran hybrid (perpaduan antara metode daring dan luring) merupakan keniscayaan yang harus diadopsi oleh dunia pendidikan untuk mengikuti perkembangan zaman.
“Saat ini kita tidak bisa lagi hanya mengandalkan pembelajaran konvensional. Dunia semakin maju, dan anak-anak harus mampu beradaptasi dengan pola belajar baru seperti hybrid,” ujar Agustiar.
“Kepada para pelajar, terutama yang sedang menjalani MPLS, jangan lupa terus belajar dan kejar cita-cita setinggi-tingginya demi masa depan yang baik,” tambahnya.
Kunjungan ini disambut antusias oleh pihak sekolah, termasuk para siswa baru yang sedang menjalani MPLS. Kehadiran Gubernur tidak hanya membawa semangat baru, tetapi juga menjadi simbol komitmen pemerintah dalam mendukung peningkatan mutu pendidikan, khususnya di daerah.
Gubernur turut didampingi sejumlah pejabat penting, di antaranya Panglima Kodam XII/Tanjungpura (TPR) Mayjen TNI Jamalullael, Kapolda Kalimantan Tengah Irjen Pol. Iwan Kurniawan, dan Penjabat (Pj) Bupati Barito Utara Indra Gunawan.
Dalam kesempatan tersebut, Pj. Bupati Barito Utara Indra Gunawan turut memberikan imbauan kepada para siswa agar terus disiplin dan bersemangat dalam menempuh pendidikan. “Cita-cita tidak akan tercapai tanpa perjuangan. Semangat belajar harus selalu dijaga,” ujarnya.
Pangdam XII/TPR Mayjen TNI Jamalullael juga memberikan motivasi kepada para siswa, baik yang hadir secara langsung maupun yang mengikuti MPLS melalui sambungan virtual. Ia mengajak generasi muda untuk terus berprestasi dan tidak mudah menyerah.
Kunjungan ini menjadi bagian dari langkah konkret Pemprov Kalimantan Tengah dalam membangun generasi yang adaptif dan siap bersaing di era digital. Gubernur Agustiar Sabran menegaskan bahwa transformasi pendidikan adalah kunci menuju pembangunan daerah yang berkelanjutan.
Editor: Andrian