INTIMNEWS.COM, PALANGKA RAYA – Gubernur Kalimantan Tengah, H. Agustiar Sabran, mengadakan pertemuan intensif bersama kepala desa dan tokoh masyarakat Kabupaten Kapuas di Hall Rumah Jabatan Bupati Kapuas, Selasa, 6 Mei 2025. Pertemuan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi pembangunan desa di seluruh wilayah Kalteng. Rabu, 7 Mei 2025
Sebagai provinsi terluas di Indonesia, Kalteng menghadapi tantangan besar dalam mencapai pemerataan pembangunan. Gubernur Agustiar menyatakan bahwa desa yang maju dan sejahtera adalah kunci menghilangkan ketimpangan dan kemiskinan, sejalan amanat Asta Cita Presiden RI.
Dalam pertemuan tersebut, Gubernur menegaskan pentingnya menjaga kerukunan masyarakat dan mendukung program-program pembangunan yang sudah dirancang. Ia juga menekankan pentingnya menyelaraskan arahan dari pusat hingga desa agar program dapat dijalankan secara optimal.
Hadir mendampingi Gubernur, kepala Dinas PMD Provinsi Kalimantan Tengah, H. Aryawan, menyampaikan bahwa pertemuan ini menjadi wahana langsung bagi kepala desa untuk menyampaikan aspirasi mereka kepada pemerintah provinsi.
Aryawan menegaskan, Dinas PMD berkomitmen menindaklanjuti aspirasi tersebut melalui pendampingan teknis dan fasilitasi pembangunan desa yang tepat sasaran. Fokusnya adalah pada penguatan kapasitas aparat desa agar mampu mengelola program secara mandiri dan berkelanjutan.
Melalui kegiatan ini, diharapkan sinergi antar level pemerintahan pusat, provinsi, kabupaten/kota, hingga desa semakin kokoh. H. Aryawan menyatakan bahwa komunikasi langsung dengan Gubernur meningkatkan efektivitas perencanaan dan implementasi program di lapangan.
Pertemuan ini juga dihadiri Wakil Gubernur H. Edy Pratowo, Bupati Kapuas Wiyatno, Wakil Bupati Dodo, unsur Forkopimda, serta kepala perangkat daerah dari provinsi dan kabupaten. Kehadiran mereka menunjukkan dukungan penuh terhadap agenda pembangunan daerah yang inklusif dan partisipatif.
Menurut Aryawan, pembangunan desa yang adil perlu dibangun kerangka kerja yang kuat, termasuk penyusunan perencanaan yang matang, pemberdayaan masyarakat, serta pengawasan dan evaluasi berkelanjutan. Dengan demikian, desa bisa berkembang secara mandiri dan produktif.
Gubernur Agustiar pun mengajak kepala desa dan damang untuk menjadi garda terdepan dalam menjaga kebhinekaan serta memastikan semua elemen masyarakat terlibat aktif dalam proses pembangunan desa. “Kita butuh solidaritas yang tinggi agar Kalteng bergerak maju bersama,” ujarnya.
Mengakhiri pertemuan, H. Aryawan menegaskan kembali komitmen Dinas PMD untuk terus mendampingi desa dari segi perencanaan, pembiayaan, hingga kapasitas SDM desa. Ia berharap ini menjadi fondasi kuat bagi pembangunan desa yang adil, merata, dan berkelanjutan di seluruh Kalimantan Tengah.
Penulis : Redha
Editor : Maulana Kawit