website murah
website murah
website murah
website murah
Pasang Iklan

Kadinkes Kalteng: Insentif Nakes Katingan Bukan Dihapus, Hanya Ditunda

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalteng, Suyuti Syamsul saat diwawancarai beberapa waktu lalu di Kantor Gubernur Kalteng. (Shr/Intimnews)

INTIMNEWS.COM, PALANGKA RAYA – Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) angkat bicara soal keluhan tenaga kesehatan di Kabupaten Katingan yang mengaku insentifnya belum dibayar sejak Januari 2026. Dinkes Kalteng menegaskan insentif tersebut bukan dihapus, melainkan hanya ditunda.

Kepala Dinas Kesehatan Kalteng, dr Suyuti Syamsul mengatakan, penundaan itu terjadi karena kondisi keuangan daerah yang sedang terbatas, sehingga pemerintah kabupaten harus mengatur ulang skala prioritas anggaran.

“Prinsipnya bukan tidak dibayar, tetapi ditunda. Jadi bukan dihilangkan. Ketika kondisi keuangan daerah memungkinkan, insentif itu akan dibayarkan,” kata Suyuti, Senin, 4 Mei 2026.

Ia menyebut, pemerintah pada dasarnya tetap ingin seluruh hak tenaga kesehatan dibayarkan tepat waktu. Namun, dalam kondisi anggaran yang terbatas, ada belanja yang harus diprioritaskan lebih dulu.

Pasang Iklan

Suyuti mengaku sudah mengonfirmasi langsung persoalan itu kepada Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Katingan. Dari hasil komunikasi tersebut, ia memastikan keterlambatan pembayaran bukan karena insentif dihapus.

Menurutnya, persoalan ini perlu dipahami secara utuh agar tidak menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat, terutama karena isu tersebut sempat ramai di media sosial.

Meski begitu, ia mengingatkan agar hak tenaga kesehatan tetap menjadi perhatian serius pemerintah daerah karena menyangkut pelayanan dasar masyarakat.

“Tenaga kesehatan ini sangat dibutuhkan. Kalau hak mereka terus tertunda, tentu ada risiko mereka memilih pindah atau meninggalkan tempat tugas,” ujarnya.

Suyuti berharap persoalan tersebut bisa segera diselesaikan agar tidak berlarut dan mengganggu semangat kerja tenaga kesehatan di lapangan.

Ia menegaskan, yang terpenting saat ini bukan hanya soal administrasi anggaran, tetapi juga memastikan pelayanan kesehatan masyarakat tetap berjalan baik.

Pasang Iklan

Editor: Andrian

Berita Rekomendasi
Pasang Iklan
Halo Sahabat Intimnews

Pastikan Selalu Update Berita Terbaru

Ikuti Saluran