INTIMNEWS.COM, PANGKALAN BUN – Jumlah hewan kurban yang disalurkan di Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) pada Iduladha tahun 2026 mengalami penurunan cukup tajam.
Jika pada tahun sebelumnya mencapai 309 ekor, tahun ini jumlahnya hanya 163 ekor, termasuk tambahan dua ekor sapi bantuan Presiden Republik Indonesia.
Penyaluran hewan kurban tersebut dilakukan Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Barat bersama Panitia Hari Besar Islam (PHBI) di halaman belakang Dinas Perikanan dan Ketahanan Pangan, Jalan Pasir Panjang, Pangkalan Bun, Selasa (26/5).
Ratusan hewan kurban itu nantinya didistribusikan kepada takmir masjid, mushola, serta sejumlah lembaga kemasyarakatan di enam kecamatan.
Dari total 163 ekor hewan kurban yang disalurkan, sebanyak 40 ekor sapi berasal dari Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Barat. Kemudian 91 ekor merupakan bantuan dari perusahaan melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) BUMN dan BUMD, sementara 30 ekor lainnya berasal dari bantuan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah.
Ketua PHBI Kotawaringin Barat, Rustam Effendi, mengatakan penyaluran hewan kurban tersebut merupakan program rutin PHBI tahun 2026. Menurutnya, kegiatan itu menjadi bentuk rasa syukur sekaligus sarana berbagi kepada masyarakat dalam momentum Hari Raya Iduladha.
“Tujuan kegiatan ini sebagai ungkapan rasa syukur dan berbagi kepada masyarakat, serta meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT,” ujar Rustam Effendi.
Sementara itu, Bupati Kotawaringin Barat, Hj Nurhidayah, mengakui jumlah hewan kurban tahun ini memang mengalami penurunan dibanding tahun sebelumnya.
“Meski demikian, pemerintah daerah tetap berupaya agar distribusi daging kurban bisa merata dan menjangkau masyarakat yang membutuhkan di berbagai wilayah,” ujarnya.
Nurhidayah juga menyampaikan apresiasi kepada perusahaan, pemerintah provinsi, hingga pemerintah pusat yang turut membantu program kurban di Kobar tahun ini.
Ia berharap semangat berbagi dan kepedulian sosial kepada masyarakat tetap terjaga, meski jumlah hewan kurban yang disalurkan mengalami penurunan cukup signifikan.
Penulis: Yusro
Editor: Andrian