website murah
website murah
website murah
website murah
Pasang Iklan

Jelang Hari Pers, Diskominfosantik Kalteng Dorong Penguatan Etika Jurnalistik

Plt Kadiskominfosantik Kalteng, Rangga Lesmana. (Ist)

INTIMNEWS.COM, PALANGKA RAYA – Menjelang peringatan Hari Pers Nasional pada 9 Februari 2026, pemerintah daerah di Kalimantan Tengah (Kalteng) menyoroti kembali peran pers di tengah derasnya arus informasi digital. Momentum ini dinilai bukan sekadar perayaan, tetapi ruang refleksi bagi dunia jurnalistik.

Plt Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian (Diskominfosantik) Kalteng, Rangga, mengajak insan pers menjadikan Hari Pers sebagai cermin untuk menguji integritas.

Menurut dia, tantangan pers saat ini tidak lagi sebatas keberanian menyampaikan informasi. Persoalan utama justru terletak pada konsistensi menjaga kebenaran di tengah tekanan kecepatan dan tuntutan viralitas.

“Kecepatan memang penting, tetapi integritas jauh lebih menentukan kepercayaan publik,” kata Rangga, Minggu, 8 Februari 2026.

Pasang Iklan

Ia menilai, maraknya hoaks kerap berangkat dari informasi yang tidak diverifikasi secara utuh. Dalam situasi seperti itu, proses pengecekan fakta menjadi hal yang tidak bisa diabaikan.

Rangga menegaskan, pemahaman terhadap Undang-Undang Pers dan etika jurnalistik harus menjadi landasan utama. Menurut dia, regulasi bukan untuk membatasi kebebasan pers, melainkan menjaga agar kebebasan tersebut tetap bertanggung jawab.

Selain itu, ia menyoroti pentingnya hubungan antara pers dan pemerintah daerah. Media diharapkan tidak hanya berperan sebagai penyampai informasi, tetapi juga mitra kritis yang konstruktif.

Peran tersebut mencakup pengawalan kebijakan publik hingga penyampaian informasi yang berimbang kepada masyarakat. Dengan demikian, pers dapat berkontribusi dalam mendukung program pembangunan daerah.

“Pers yang berintegritas akan memperkuat kepercayaan masyarakat. Dari situ kolaborasi yang sehat bisa tumbuh,” ujarnya.

Rangga berharap peringatan Hari Pers tidak berhenti pada seremoni tahunan. Ia menilai momentum ini harus dimaknai sebagai pengingat akan pentingnya independensi dan akurasi.

Pasang Iklan

Menurut dia, tanggung jawab sosial tetap menjadi fondasi utama dalam praktik jurnalistik. Tanpa itu, kepercayaan publik terhadap media akan sulit dipertahankan.

Editor: Andrian

Berita Rekomendasi
Pasang Iklan
Halo Sahabat Intimnews

Pastikan Selalu Update Berita Terbaru

Ikuti Saluran