website murah
website murah
website murah
website murah
Pasang Iklan

Jalan Rusak dan Pengembangan Wisata jadi Aspirasi Warga Lamandau

Anggota DPRD Kalteng Dapil III, Bryan Iskandar saat membacakan Laporan Hasil Reses Perseorangan di Ruang Rapat Paripurna DPRD Provinsi Kalteng beberapa waktu lalu. (Shr/Intimnews)

INTIMNEWS.COM, PALANGKA RAYA – Kerusakan infrastruktur jalan, pengembangan sektor wisata desa, hingga kebutuhan fasilitas pendidikan menjadi aspirasi yang banyak disampaikan masyarakat Kabupaten Lamandau dalam reses perseorangan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) di Daerah Pemilihan (Dapil) III.

Aspirasi itu disampaikan juru bicara Bryan Iskandar dalam Rapat Paripurna ke-4 Penutupan Masa Persidangan II Tahun Sidang 2026 beberapa waktu lalu.

Bryan menyebut, masyarakat di sejumlah desa berharap pemerintah provinsi dapat memberi perhatian lebih terhadap pembangunan infrastruktur dasar yang selama ini dinilai masih terbatas.

Di Desa Purwareja, Kecamatan Sematu Jaya, warga meminta perbaikan jalan nasional yang melintasi desa karena banyak mengalami kerusakan dan dinilai membahayakan pengguna jalan.

Pasang Iklan

“Jalan lintas yang melewati desa adalah jalan nasional, kondisinya banyak yang rusak, mohon melalui Balai Jalan diusulkan untuk perbaikan,” kata Bryan saat membacakan hasil reses.

Warga juga mengusulkan pembangunan zona selamat sekolah atau ZOSS karena kawasan tersebut memiliki beberapa sekolah dan sering terjadi kecelakaan lalu lintas akibat kendaraan melaju dengan kecepatan tinggi.

Selain jalan, masyarakat Desa Purwareja berharap adanya dukungan pembangunan fisik kantor desa serta bantuan hibah provinsi untuk rumah ibadah agar kehadiran pemerintah tetap dirasakan masyarakat.

Persoalan pendidikan juga menjadi perhatian, salah satunya disampaikan pihak SMAN 2 Bulik di Bruta. Sekolah mengusulkan agar guru honorer dapat diangkat menjadi guru tidak tetap (GTT) dengan SK provinsi agar memiliki kepastian dan rasa aman dalam bekerja.

“Sekolah mengusulkan status guru honorer sekolah untuk dapat diangkat menjadi guru GTT yang di-SK-kan provinsi sehingga lebih memberikan rasa percaya diri dalam mengajar dan masa depan mereka,” ujar Bryan.

Selain itu, pihak sekolah juga meminta revitalisasi bangunan sekolah yang telah berdiri sekitar 20 tahun, pembangunan WC, mushola, pagar sekolah, hingga peningkatan akses jalan menuju sekolah.

Pasang Iklan

Di sektor pariwisata, aspirasi penguatan kelompok sadar wisata atau Pokdarwis mendominasi usulan masyarakat dan pemerintah daerah.

Dinas Pariwisata Kabupaten Lamandau menyampaikan jumlah wisatawan lokal selama 2025 mencapai lebih dari 7 ribu orang melalui berbagai event budaya dan wisata. Namun, kunjungan wisatawan mancanegara dinilai masih minim sehingga dibutuhkan dukungan promosi dari pemerintah provinsi.

“Masyarakat berharap ada bantuan penguatan Pokdarwis, promosi wisata, hingga dukungan event kebudayaan supaya gaung wisata Lamandau lebih luas,” ungkap Bryan.

Selain promosi, usulan pembangunan ikon wisata juga disampaikan, seperti pembangunan jembatan gantung di Nanga Bulik yang membentang di Sungai Lamandau lengkap dengan kapal susur sungai.

Aspirasi serupa juga datang dari Desa Bina Bhakti dan Desa Lada Mandala Jaya yang meminta bantuan infrastruktur wisata seperti gazebo, wahana air, perahu wisata, hingga peningkatan jalan menuju lokasi wisata desa.

Sementara itu, Dinas Perpustakaan dan Arsip Kabupaten Lamandau mengusulkan bantuan mobil perpustakaan keliling karena kendaraan lama sudah tidak layak pakai, padahal layanan perpustakaan keliling masih diminati masyarakat pedesaan.

Dalam laporan reses itu juga disampaikan permintaan dukungan digitalisasi arsip, tambahan tenaga pustakawan, hingga pelibatan lebih banyak pegawai daerah dalam pelatihan bidang perpustakaan dan kearsipan.

Selain pembangunan fisik, masyarakat di sejumlah wilayah Lamandau juga meminta perhatian terhadap pembinaan kerohanian, dukungan untuk guru ngaji dan TPA, serta bantuan hibah penyelesaian pembangunan masjid yang hingga kini masih berlangsung secara bertahap.

Editor: Andrian 

Berita Rekomendasi
Pasang Iklan
Halo Sahabat Intimnews

Pastikan Selalu Update Berita Terbaru

Ikuti Saluran