website murah
website murah
website murah
website murah
Pasang Iklan

Internet Pedalaman dan Literasi Digital Jadi Prioritas Diskominfosantik Kalteng

Plt. Kepala Dinas Kominfosantik Provinsi Kalteng Rangga Lesmana saat menyampaikan sambutan. (Ist)

INTIMNEWS.COM, PALANGKA RAYA – Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian, dan Statistik (Diskominfosantik) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng), Rangga Lesmana, menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi (Pemprov) dalam memperluas akses digital hingga ke pelosok daerah.

Hal ini disampaikannya saat membuka kegiatan Bimbingan Teknis Peningkatan Kapasitas PPID dan SP4N-LAPOR Tahun 2025, yang digelar di Aula Kanderang Tingang Diskominfosantik Provinsi Kalteng, Kamis, 12 Juni 2025

Menurut Rangga, perluasan akses digital menjadi prioritas Gubernur Kalteng H. Agustiar Sabran dalam mewujudkan pemerataan pelayanan publik berbasis teknologi. Ia menyebut program “Internet Pedalaman” sebagai salah satu langkah konkret yang sudah dijalankan.

“Gubernur memberikan dukungan penuh untuk menghadirkan akses internet hingga ke desa-desa terpencil, terutama yang memiliki fasilitas publik seperti puskesmas atau posyandu yang masih berada di wilayah blind spot,” ujarnya.

Pasang Iklan

Rangga menjelaskan, program ini tidak hanya mengandalkan infrastruktur darat, melainkan juga memanfaatkan teknologi satelit seperti Starlink guna menjangkau wilayah yang sulit diakses jaringan konvensional.

Ia menambahkan bahwa perencanaan program perlu berbasis data dan aspirasi dari daerah sejak awal. “Kami harap pemerintah desa dapat menyampaikan usulan secara aktif agar pelaksanaan program bisa lebih tepat sasaran,” katanya.

Selain memperluas akses, Diskominfosantik juga berfokus pada peningkatan literasi digital di kalangan Aparatur Sipil Negara (ASN). Menurut Rangga, kemajuan teknologi informasi harus dibarengi dengan kecakapan digital yang mumpuni.

“ASN harus menjadi teladan dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat. Jangan sampai malah ikut menyebarkan kabar bohong atau informasi keliru,” tegasnya.

Ia menilai bahwa kemampuan dalam memilah dan menyampaikan informasi secara bertanggung jawab merupakan bentuk integritas ASN di era digital.

“Bukan sekadar tahu teknologi, ASN juga harus paham etika komunikasi digital. Kita harus bisa menjadi sumber informasi yang terpercaya,” ujarnya.

Pasang Iklan

Dalam kegiatan yang sama, sejumlah narasumber dari kementerian dan lembaga nasional juga menyampaikan materi tentang pengelolaan informasi publik, pengaduan masyarakat, dan strategi komunikasi birokrasi yang efektif.

Kegiatan ini diharapkan dapat mendorong transformasi digital yang merata di seluruh pelosok Kalteng, serta memperkuat peran ASN sebagai agen perubahan di bidang komunikasi publik.

Editor: Andrian

Berita Rekomendasi
Pasang Iklan
Halo Sahabat Intimnews

Pastikan Selalu Update Berita Terbaru

Ikuti Saluran
error: Content is protected !!