website murah
website murah
website murah
website murah
Pasang Iklan

Gubernur Kalteng Datang Bawa Pangan dan Air untuk Warga Talawang

Gubernur Kalteng, Agustiar Sabran (tengah), didampingi Sekda Kalteng, Linae Victoria Aden (kiri) dan Wabup Kotim, Irawati (kanan) saat menyerahkan bantuan pangan dan KHBS kepada warga Baamang. (Ist)

INTIMNEWS.COM, SAMPIT – Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) Agustiar Sabran menyalurkan bantuan kepada masyarakat terdampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kecamatan Talawang, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Minggu (4/10/2026).

Bantuan yang disalurkan mencakup pangan, uang tunai, air bersih, masker, dan vitamin. Bantuan tersebut diberikan sebagai bentuk respons pemerintah terhadap kebutuhan masyarakat di tengah kondisi kabut asap akibat karhutla.

Dalam kunjungan tersebut, sebanyak 1.500 paket sembako dibagikan kepada masyarakat. Dari jumlah itu, 1.000 paket merupakan bantuan pangan, sedangkan 500 paket lainnya merupakan tambahan bantuan dari Gubernur Kalteng.

Selain bantuan pangan, pemerintah juga menyalurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) melalui Kartu Huma Betang Sejahtera (KHBS). Sebanyak 847 keluarga penerima manfaat (KPM) menerima bantuan tunai sebesar Rp250 ribu untuk setiap keluarga.

Pasang Iklan

Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, khususnya warga yang terdampak kondisi karhutla dan kabut asap yang terjadi di wilayah tersebut.

Tidak hanya pangan dan bantuan tunai, pemerintah turut menyalurkan 4.400 liter air bersih kepada masyarakat. Air bersih menjadi salah satu kebutuhan penting yang diperhatikan pemerintah di tengah kondisi yang berdampak terhadap aktivitas warga.

Bantuan kesehatan juga diberikan berupa masker dan vitamin. Penyaluran tersebut ditujukan untuk membantu masyarakat menjaga kondisi kesehatan selama kualitas udara terdampak asap akibat karhutla.

Dalam kesempatan itu, Agustiar menegaskan bahwa pemerintah harus hadir ketika masyarakat menghadapi situasi sulit. Menurutnya, kehadiran pemerintah tidak cukup hanya dengan melihat kondisi masyarakat, tetapi harus diikuti dengan upaya mencari solusi atas persoalan yang dihadapi.

“Kalau masyarakat membutuhkan pangan, air bersih, kesehatan dan pendidikan, pemerintah harus hadir. Kita datang bukan hanya melihat, tetapi mencari jalan keluar,” kata Agustiar.

Ia mengatakan pemerintah memiliki tanggung jawab untuk memastikan kebutuhan dasar masyarakat mendapatkan perhatian. Karena itu, persoalan yang dihadapi warga perlu didengar dan ditindaklanjuti sesuai kewenangan pemerintah.

Pasang Iklan

Agustiar juga menyinggung keberadaan perusahaan yang menjalankan kegiatan investasi di Kalimantan Tengah. Ia menegaskan perusahaan memiliki tanggung jawab sosial terhadap masyarakat di sekitar wilayah operasionalnya.

Menurutnya, pemerintah daerah akan terus mendorong perusahaan untuk memenuhi kewajibannya kepada masyarakat. Hal itu termasuk pelaksanaan tanggung jawab sosial perusahaan serta kewajiban terkait program plasma.

Agustiar meminta berbagai persoalan antara masyarakat dan perusahaan diselesaikan melalui dialog. Ia menilai komunikasi menjadi salah satu cara penting untuk mencari jalan keluar atas persoalan yang muncul di lapangan.

“Kita ini petugas bapak dan ibu sekalian. Ketika masyarakat membutuhkan air bersih dan pangan, di situlah pemerintah harus hadir,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan masyarakat agar tetap menjaga kesehatan selama kondisi udara terdampak kabut asap. Warga diminta memperhatikan kondisi tubuh dan menggunakan perlindungan yang telah diberikan pemerintah.

Agustiar turut mengajak masyarakat tidak memperkeruh keadaan dengan menyebarkan informasi yang belum jelas kebenarannya melalui media sosial. Menurutnya, persoalan yang muncul sebaiknya disampaikan melalui jalur komunikasi yang dapat dipertanggungjawabkan.

Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Kalteng Linae Victoria Aden menjelaskan mekanisme bantuan yang diberikan kepada masyarakat dalam penanganan dampak karhutla.

Linae mengatakan bantuan pangan juga diberikan kepada masyarakat terdampak karhutla yang belum terdata sebagai penerima KHBS. Sementara masyarakat yang telah terdata sebagai penerima KHBS mendapatkan bantuan dalam bentuk tunai.

Ia menjelaskan pemerintah tetap membuka kesempatan bagi warga yang merasa memenuhi kriteria penerima bantuan tetapi belum masuk dalam data penerima.

Warga dapat menyampaikan usulan melalui relawan, kepala desa, maupun camat. Data yang masuk selanjutnya akan melalui proses verifikasi dan validasi sebelum pemerintah menetapkan penerima bantuan.

“Jangan berkecil hati bagi yang belum menerima. Silakan melapor dan mendaftarkan diri. Jika hasil verifikasi menyatakan berhak, maka akan mendapatkan hak yang sama,” jelas Linae.

Menurutnya, mekanisme pendataan tersebut diperlukan agar bantuan pemerintah dapat diberikan kepada masyarakat yang benar-benar memenuhi kriteria. Pemerintah juga memastikan data penerima akan diperiksa sebelum bantuan ditetapkan.

Bupati Kotawaringin Timur Halikinnor mengapresiasi langkah Gubernur Kalteng yang datang langsung ke wilayah Talawang sekaligus membawa bantuan untuk masyarakat.

Menurut Halikinnor, bantuan pangan dan air bersih merupakan kebutuhan yang sangat diperlukan masyarakat di tengah kondisi karhutla yang berdampak terhadap lingkungan dan aktivitas warga.

“Terima kasih Pak Gubernur. Kehadiran Bapak membawa bantuan yang memang langsung dibutuhkan masyarakat, terutama pangan dan air bersih,” kata Halikinnor.

Selain menyerahkan bantuan, kunjungan pemerintah tersebut juga menjadi ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan berbagai persoalan yang mereka hadapi.

Sejumlah persoalan yang dapat disampaikan masyarakat mencakup kebutuhan infrastruktur, pendidikan, kesehatan, pangan, hingga kebutuhan dasar lainnya.

Masukan dari masyarakat tersebut selanjutnya akan menjadi bahan pemerintah untuk ditindaklanjuti sesuai kewenangan masing-masing. Pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten diharapkan dapat berkoordinasi dalam menangani berbagai persoalan yang disampaikan warga.

Penyaluran bantuan di Kecamatan Talawang menjadi bagian dari upaya pemerintah merespons kondisi masyarakat yang terdampak karhutla. Bantuan pangan, air bersih, perlindungan kesehatan, dan bantuan tunai diharapkan dapat meringankan beban warga selama kondisi tersebut berlangsung.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Seruyan Ahmad Selanorwanda, Wakil Bupati Kotawaringin Timur Irawati, jajaran perangkat daerah Pemerintah Provinsi Kalteng, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kotawaringin Timur, Camat Talawang, serta tokoh masyarakat setempat.

Pemerintah memastikan kebutuhan masyarakat terdampak akan terus menjadi perhatian, dengan penanganan dilakukan melalui koordinasi pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, serta unsur terkait lainnya.

Editor  : Maulana Kawit

 

Berita Rekomendasi
Pasang Iklan
Halo Sahabat Intimnews

Pastikan Selalu Update Berita Terbaru

Pasang Iklan Ikuti Saluran
error: Content is protected !!