website murah
website murah
website murah
website murah
Pasang Iklan

DPRD Kalteng Dorong Wisata Berkelanjutan Berbasis Budaya dan Lingkungan

Anggota DPRD Kalteng, Tomy Irawan Diran. (And)

INTIMNEWS.COM, PALANGKA RAYA – Potensi wisata alam dan budaya Kalimantan Tengah dinilai belum sepenuhnya digarap sebagai mesin pertumbuhan ekonomi daerah. DPRD Kalimantan Tengah mendorong pemerintah provinsi mempercepat pengembangan sektor tersebut agar manfaat ekonominya lebih terasa bagi masyarakat.

Wakil Ketua Komisi III DPRD Kalteng, Tomy Irawan Diran, mengatakan pengembangan pariwisata selama ini telah menunjukkan perkembangan. Namun, menurut dia, masih ada ruang besar untuk meningkatkan kualitas destinasi dan mengoptimalkan potensi wisata yang tersebar di berbagai wilayah.

“Di sektor pariwisata, perkembangannya sudah berjalan cukup baik. Namun demikian, pengembangan destinasi dan potensi wisata daerah tetap perlu terus ditingkatkan agar mampu memberikan dampak lebih besar bagi daerah dan masyarakat,” kata Tomy, Kamis, 4 Juni 2026.

Menurut Tomy, pembangunan destinasi wisata tidak bisa berhenti pada penyediaan objek wisata. Infrastruktur pendukung menjadi persoalan yang perlu diperhatikan agar wisatawan lebih mudah menjangkau lokasi dan mendapatkan fasilitas yang memadai.

Pasang Iklan

Akses menuju kawasan wisata, fasilitas umum, serta sarana penunjang lainnya perlu disiapkan secara terintegrasi. Infrastruktur yang baik, kata dia, akan menentukan kenyamanan wisatawan sekaligus meningkatkan daya saing destinasi.

Promosi juga menjadi pekerjaan lain yang perlu diperkuat. Potensi wisata Kalteng, baik alam maupun budaya, membutuhkan strategi pemasaran yang mampu menjangkau calon wisatawan dari luar daerah.

Tomy melihat pariwisata memiliki efek ekonomi yang lebih luas. Ketika jumlah wisatawan meningkat, aktivitas usaha masyarakat di sekitar destinasi juga berpeluang ikut tumbuh.

“Sektor pariwisata memiliki peluang besar dalam menciptakan lapangan usaha baru bagi masyarakat, sekaligus meningkatkan pendapatan daerah jika dikelola secara optimal,” ujarnya.

Dampak tersebut dapat dirasakan pelaku usaha kuliner, penginapan, transportasi, UMKM, hingga sektor ekonomi kreatif. Karena itu, masyarakat lokal dinilai harus ditempatkan sebagai bagian penting dalam pengembangan destinasi wisata.

Menurut Tomy, pemerintah perlu membuka ruang yang lebih besar bagi masyarakat untuk terlibat dalam aktivitas ekonomi pariwisata. Dengan begitu, pertumbuhan kunjungan wisata tidak hanya menguntungkan pengelola destinasi, tetapi juga warga di sekitarnya.

Pasang Iklan

Pengembangan pariwisata juga tidak boleh mengabaikan aspek lingkungan dan budaya. Keduanya justru merupakan modal utama yang membuat sejumlah destinasi di Kalteng memiliki karakter dan daya tarik tersendiri.

Tomy mengapresiasi Gubernur Kalteng Agustiar Sabran dan Wakil Gubernur Edy Pratowo yang dinilai terus mendorong pembangunan di berbagai sektor, termasuk pariwisata.

Ia mengatakan sejumlah program penataan dan pengembangan kawasan wisata mulai memperlihatkan hasil di beberapa wilayah. Meski begitu, pengembangan tersebut membutuhkan kesinambungan agar tidak berhenti pada pembangunan fisik semata.

“Intinya harapannya lebih baik dari sebelumnya dan keberkahan selalu menyertai Kalteng,” kata Tomy.

Tomy berharap pengembangan destinasi, pembangunan infrastruktur, promosi, pemberdayaan masyarakat, serta perlindungan lingkungan dan budaya dilakukan secara bersamaan. Dengan pendekatan tersebut, pariwisata Kalteng diharapkan mampu menjadi sektor ekonomi yang semakin kuat dan dikenal lebih luas.**

Editor  : Maulana Kawit

Berita Rekomendasi
Pasang Iklan
Halo Sahabat Intimnews

Pastikan Selalu Update Berita Terbaru

Pasang Iklan Ikuti Saluran
error: Content is protected !!