website murah
website murah
website murah
website murah
Pasang Iklan

DLH Kalteng Tingkatkan Profesionalisme Pengawas Limbah B3

Foto bersama peserta Pelatihan Pengambilan Contoh Uji Tanah dan Sertifikasi PPCU Limbah B3 oleh DLH Kalteng. (Ist)

INTIMNEWS.COM, PALANGKA RAYA – Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng), H. Noor Halim, menegaskan pentingnya keberadaan petugas bersertifikat dalam proses pengambilan contoh uji limbah bahan berbahaya dan beracun (B3).

Hal ini disampaikannya saat membuka Pelatihan Pengambilan Contoh Uji Tanah dan Sertifikasi Petugas Pengambil Contoh Uji (PPCU) Limbah B3. Kegiatan digelar DLH Kalteng bekerja sama dengan PT. Unilab Perdana di Hotel Best Western Batang Garing, Palangka Raya, Selasa 26 Agustus 2025.

Noor Halim menekankan bahwa kompetensi petugas menentukan validitas data lingkungan. “Petugas pengambil contoh uji limbah B3 yang bersertifikat memastikan hasil laboratorium bisa dipertanggungjawabkan secara ilmiah dan sesuai standar nasional. Hal ini sangat krusial dalam proses pengawasan lingkungan,” ujarnya.

Data hasil uji limbah, menurut Noor Halim, menjadi landasan utama bagi pemerintah dalam merumuskan langkah penanggulangan dan pemulihan lingkungan. Selain itu, data tersebut juga penting dalam penegakan hukum bagi pihak yang melakukan pencemaran.

Pasang Iklan

Ia menyoroti kondisi di Kalimantan Tengah yang rawan pencemaran tanah akibat aktivitas perbengkelan dan industri. Potensi risiko ini membuat keberadaan petugas bersertifikat semakin strategis.

“Dengan sertifikasi PPCU, pengawasan dapat dilakukan secara cepat, tepat, dan berlandaskan aturan yang berlaku,” tambah Noor Halim.

Kegiatan ini menjadi pelatihan keempat yang diselenggarakan DLH Kalteng. Sebelumnya, pelatihan serupa sudah dilakukan untuk pengambilan contoh uji air, udara ambien, kebauan, dan emisi sumber tidak bergerak.

Noor Halim menegaskan bahwa pelatihan ini tidak hanya menekankan aspek teknis, tetapi juga integritas dan ketelitian petugas dalam pengambilan contoh uji. Hal ini penting agar data yang diperoleh dapat dipertanggungjawabkan di tingkat nasional.

Menurutnya, sertifikasi petugas menjadi indikator profesionalisme pengelola lingkungan. Tanpa petugas bersertifikat, risiko kesalahan prosedur dapat meningkat dan berdampak pada validitas data laboratorium.

DLH Kalteng, kata Noor Halim, berkomitmen meningkatkan kapasitas sumber daya manusia pengelola lingkungan di daerah. Pelatihan ini menjadi salah satu wujud nyata komitmen tersebut.

Pasang Iklan

Peserta pelatihan berasal dari berbagai dinas, lembaga, dan perusahaan yang memiliki kewenangan dalam pengelolaan limbah B3. Mereka mendapatkan pembekalan teori dan praktik pengambilan contoh uji tanah sesuai prosedur standar.

Kegiatan ini juga menghadirkan instruktur dari laboratorium terakreditasi dan praktisi lingkungan yang berpengalaman. Pendekatan ini diharapkan meningkatkan kemampuan peserta dalam menangani kasus pencemaran yang kompleks.

Noor Halim menambahkan, keberhasilan pengawasan lingkungan sangat bergantung pada data yang akurat dan dapat dipertanggungjawabkan. “Data yang valid menjadi dasar kebijakan, penanganan, dan penegakan hukum lingkungan,” ujarnya lagi.

Harapannya, melalui pelatihan dan sertifikasi ini, kualitas lingkungan di Kalimantan Tengah tetap terjaga bahkan semakin baik, seiring dengan meningkatnya profesionalisme petugas yang bertugas di lapangan.

Editor: Andrian

Pasang Iklan

Berita Rekomendasi
Pasang Iklan
Halo Sahabat Intimnews

Pastikan Selalu Update Berita Terbaru

Ikuti Saluran