website murah
website murah
website murah
website murah
Pasang Iklan

Rapat Inflasi Kalteng, Daerah Diminta Laporkan Upaya Penanganan ke Kemendagri

Staf Ahli Gubernur Kalteng Bidang Kemasyarakatan dan SDM, Hamka memimpin Rapat Tindak Lanjut Penanganan Inflasi Daerah Tahun 2026 di Aula Bajakah, Kantor Gubernur Kalteng, bersama perwakilan kabupaten/kota secara daring dan luring. (Redha)

INTIMNEWS.COM, PALANGKA RAYA – Staf Ahli Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia (KSDM), Hamka, memimpin Rapat Tindak Lanjut Upaya Penanganan Inflasi Daerah Tahun 2026 yang digelar di Aula Bajakah lantai dua Kantor Gubernur Kalteng, belum lama ini.

Rapat tersebut juga diikuti oleh seluruh kabupaten dan kota se-Kalteng melalui zoom meeting guna memperkuat koordinasi pengendalian inflasi di daerah masing-masing.

Dalam arahannya, Hamka menegaskan pentingnya pelaporan upaya pengendalian inflasi kepada Kementerian Dalam Negeri sebagai bagian dari evaluasi nasional.

“Upaya mengatasi inflasi agar dilaporkan ke Kementerian Dalam Negeri,” ujarnya.

Pasang Iklan

Ia menambahkan, melalui koordinasi yang dilakukan, diharapkan setiap daerah mampu menemukan langkah konkret dalam menekan laju inflasi.

“Dengan hasil koordinasi ini kita temui titik aksi di daerah masing-masing,” tambahnya.

Tim Penanganan Inflasi Kabupaten Gunung Mas dalam laporannya menyampaikan bahwa berbagai upaya telah dilakukan dan diharapkan dapat terus ditingkatkan melalui gerakan konkret di lapangan.

“Upaya Gunung Mas sudah dilaporkan dan kita berharap gerakan konkret penanganan inflasi terus dilakukan,” ungkap perwakilan daerah tersebut.

Sementara itu, Kabupaten Barito Utara melaporkan bahwa langkah pengendalian inflasi telah dilakukan secara berkelanjutan, seperti operasi pasar murah di sejumlah kecamatan dan desa, inspeksi mendadak (sidak) pasar, serta gerakan menanam cabai yang telah berjalan dari tahun ke tahun, termasuk di wilayah Teweh Tengah.

Selain itu, terdapat lima gudang distributor di Barito Utara yang turut mendukung stabilitas pasokan barang di daerah tersebut.

Pasang Iklan

Pemerintah Kabupaten Barito Utara juga menyebutkan bahwa kenaikan harga barang dipengaruhi oleh kenaikan BBM yang berdampak pada biaya distribusi ke berbagai kabupaten di Kalimantan Tengah.

Kabupaten Seruyan dalam laporannya menyampaikan bahwa upaya pengendalian inflasi dilakukan melalui monitoring pasar, pelaksanaan pasar murah, sidak pasar, serta gerakan menanam komoditas pangan.

Namun demikian, masih terdapat beberapa kendala, seperti belum optimalnya koordinasi dengan wilayah penghasil atau kerja sama antar daerah dalam menjaga stabilitas pasokan.

“Walaupun Seruyan belum banyak terdampak, kami siap berkoordinasi sesuai arahan Kemendagri dalam penanganan inflasi,” ujar perwakilan Kabupaten Seruyan.

Rapat berlangsung dengan sejumlah kendala teknis, termasuk gangguan jaringan saat pelaksanaan zoom meeting, namun secara umum koordinasi tetap berjalan dan menghasilkan sejumlah langkah tindak lanjut bagi masing-masing daerah.

Penulis: Redha
Editor: Andrian

Pasang Iklan

Berita Rekomendasi
Pasang Iklan
Halo Sahabat Intimnews

Pastikan Selalu Update Berita Terbaru

Ikuti Saluran