INTIMNEWS.COM, PANGKALAN BUN – Dinas Pariwisata (Dispar) Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) mengadakan rapat koordinasi Penyusunan Calender of Event (COE) Kabupaten Kobar Tahun 2023. Rapat dipimpin Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Tengku Alisyahbana ini bertujuan untuk menjaring informasi tentang rencana event yang akan diselenggarakan oleh OPD, kecamatan, desa dan komunitas.
Informasi dari peserta rapat tentang event yang akan diselenggarakan pada tahun 2023 ini akan disusun oleh Dispar Kobar menjadi COE dan nantinya akan ditetapkan oleh Bupati Kotawaringin Barat dalam sebuah Surat Keputusan (SK).
Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan, Tengku Ali Syahbana mengatakan, informasi yang disampaikan dalam rapat tersebut menjadi dasar bagi penyusunan COE 2023 dan menjadi salah satu bahan promosi bagi pariwisata Kobar untuk menarik minat wisatawan baik nusantara maupun mancanegara.
Menurut Tengku Ali Syahbana, rapat ini sudah dilaksanakan, Rabu (2/11), lalu, dan nantinya akan ditetapkan Bupati Kotawaringin Barat dalam sebuah Surat Keputusan (SK).
Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Kobar Wahyudi, Senin 14 November 2022 mengatakan, rapat ini merupakan tindak lanjut dari Surat Kemendagri perihal Permintaan Data COE 2023 dan Surat Kemenparekraf perihal Permintaan Usulan COE 2023 dalam Karisma Event Nusantara (KEN) 2023.
“Pada tahun 2022 ada 37 event yang masuk dalam COE, dan beberapa di antaranya telah terselenggara dengan baik dan dapat mengobati kerinduan masyarakat akan adanya event-event wisata,” ungkap Wahyudi.
Wahyudi berharap di tahun 2023 acara yang diselenggarakan lebih menarik, inovatif dan mampu membawa nilai ekonomi bagi masyarakat.
“Target kita juga dapat membawa event daerah ke level nasional. Semoga event daerah ini mampu mengangkat nama Kobar dan menarik minat wisatawan berkunjung ke Kobar,” terang Wahyudi.
Rapat beberapa hari yang lalu ini mengundang 25 perwakilan OPD, kecamatan, desa dan komunitas yang di tahun-tahun sebelumnya telah rutin mengadakan kegiatan event daerah.
“Di tahun 2022, berbagai event mulai banyak dilaksanakan setelah hampir dua tahun vakum karena adanya pandemi Covid-19,” ucap Wahyudi.
COE merupakan “mesin” daya tarik utama pariwisata yang diselenggarakan baik oleh pemerintah, masyarakat dan swasta yang dapat dinikmati seluruh lapisan masyarakat dan wisatawan.
Selain bertujuan untuk meningkatkan promosi kepariwisataan Kobar, COE juga membawa manfaat ekonomi bagi masyarakat. (Yus)
Editor: Irga Fachreza