INTIMNEWS.COM, MUARA TEWEH – Diskominfosandi Kabupaten Barito Utara mengadakan diskusi intensif dengan perwakilan media lokal, Rabu (29/10/2025), terkait etika jurnalistik dan praktik plagiarisme dalam penyebaran informasi publik.
Kegiatan ini digelar di aula Diskominfosandi dan dihadiri seluruh media cetak, daring, dan elektronik di Barito Utara.
Kepala Diskominfosandi H. Mochammad Ikhsan menekankan bahwa etika jurnalistik menjadi fondasi utama penyebaran informasi yang akurat.
“Media harus menjunjung tinggi profesionalisme, menghindari plagiarisme, dan menyajikan berita berdasarkan fakta,” tegas Ikhsan.
Diskusi difokuskan pada praktik “copy-paste” yang masih ditemui di beberapa media, serta dampaknya terhadap kredibilitas pemberitaan.
Perwakilan media menjelaskan kendala yang mereka hadapi dalam peliputan kegiatan pemerintah, termasuk keterbatasan waktu dan akses informasi.
Ikhsan mendorong media untuk berkoordinasi langsung dengan OPD terkait agar berita yang disampaikan lebih akurat dan terpercaya.
Forum ini juga menekankan pentingnya pelatihan jurnalistik bagi wartawan lokal agar kualitas berita meningkat.
Bupati H. Shalahuddin melalui sambutan tertulis menyampaikan apresiasi terhadap upaya pemerintah dan media menjaga standar etika jurnalistik.
Ia berharap masyarakat dapat memperoleh informasi yang benar dan membangun kepercayaan publik terhadap media lokal.
Diskominfosandi juga menegaskan bahwa pemerintah siap mendukung media dalam hal data dan akses informasi publik sesuai regulasi.
Para peserta sepakat untuk menerapkan Perbup 35/2024 sebagai pedoman dalam setiap kontrak kerja sama publikasi.
Forum ini menjadi ajang edukasi tentang pentingnya integritas, kredibilitas, dan tanggung jawab dalam pemberitaan.
Hasil diskusi akan dijadikan acuan untuk meningkatkan mekanisme pengelolaan informasi publik di Barito Utara.
Kegiatan ditutup dengan komitmen bersama untuk membangun media yang profesional, etis, dan berperan aktif dalam penyampaian informasi masyarakat.
Shp/Maulana