INTIMNEWS.COM, PALANGKA RAYA – Gubernur Kalimantan Tengah, H. Sugianto Sabran menyampaikan keinginan dan harapannya di masa yang akan datang KSAD atau Panglima TNI adalah putra daerah atau orang asli dayak.
“Saya menyampaikan kepada KSAD dan Pangdam Tanjungpura terkait harapan dan keinginan saya bahwa nantinya akan ada orang asli dayak menjadi Panglima TNI, agar supaya orang asli dayak mampu mengangkat harkat dan martabat orang dayak,” ungkap Gubernur dalam acara Ramah Tamah dan Jamuan Santap Malam dalam Rangka menyambut Kepala Staf Angkatan Darat, Jenderal TNI Dr. Dudung Abdurahman dan Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan Dr. Ir. Hasto Kristiyanto, M.M, bertempat di Aula Jayang Tingang Kantor Gubernur Kalimantan Tengah Jl. RTA. Milono No.1 Palangka Raya. Sabtu, (16/7/2022)
Ia juga berharap agar putra daerah asli dayak yang memiliki tato mapun anting tidak menjadi penghalang untuk diloloskan sebagai TNI.
“Kami orang dayak mungkin memiliki banyak kekurangan, namun seperti putra dayak yang memiliki anting ataupun tato agar tidak menjadi permasalahan saat mendaftar sebagai TNI karna itu semua merupakan bagian daripada budaya, sehingga kemudian pak KSAD menyampaikan kepada panglima TNI agar orang dayak yang memiliki tato dan anting dapat diterima masuk Akademi Militer,” harap Gubernur.
Sugianto juga menyampaikan permintaan bantuan kepada TNI untuk membantu masyarakat di daerah terpencil agar mampu melawan stunting dan membantu terkait kesehatan.
“Kami juga meminta tolong kepada KSAD untuk menyampaikan kepada Panglima TNI, agar TNI masuk ke dalam desa untuk menjaga keamanan, terutama keamanan tiap tenaga kesehatan, karena mereka sering digoda dan dirayu oleh masyarakat yang tidak bertanggung jawab sehingga menyebabkan para tenaga kesehatan di desa enggan untuk masuk kedesa-desa karena takut terhadap masyarakat yang suka mengganggu kenyamanan mereka,” tutupnya.
Editor: Andrian