INTIMNEWS.COM, KONYA – Delegasi Indonesia yang diwakili Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) turut menghadiri rangkaian kegiatan Official Opening Ceremony Konya OIC Youth Capital 2026 di Kota Konya, Turki, pada 9-12 Mei 2026. Kehadiran Indonesia dalam forum kepemudaan dunia Islam tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat kolaborasi internasional, diplomasi budaya, serta pengembangan ekonomi kreatif antargenerasi muda negara-negara anggota Organisasi Kerja Sama Islam (OKI/OIC).
Berdasarkan Surat Tugas Sekretaris Kementerian Pemuda dan Olahraga Nomor PP.03.04/4.30.25/SET/IV/2026 tertanggal 30 April 2026, delegasi Indonesia terdiri dari perwakilan Kemenpora RI dan delegasi pemuda yang ditugaskan mengikuti kegiatan Official Opening Ceremony Konya OIC Youth Capital 2026 di Konya, Turki.
Salah satu delegasi Indonesia yang turut mendapat perhatian dalam forum internasional tersebut ialah Nur Ghina Muslimah, representatif Kementerian Pemuda dan Olahraga RI sekaligus Putri daerah dari Kalimantan Tengah (Kalteng). Kehadirannya membawa semangat generasi muda daerah ke panggung diplomasi internasional.
Tidak hanya merepresentasikan Indonesia, Nur Ghina juga memperkenalkan identitas budaya Kalimantan Tengah sebagai bagian dari kekayaan Nusantara di hadapan delegasi negara-negara dunia Islam.

Sebagai Putri Kalimantan Tengah, Nur Ghina Muslimah menegaskan pentingnya peran pemuda daerah dalam membangun jejaring global melalui pendekatan budaya, kreativitas, dan kolaborasi lintas negara. Menurutnya, generasi muda dari daerah memiliki potensi besar menjadi wajah diplomasi Indonesia di tingkat internasional.
“Forum seperti Konya OIC Youth Capital 2026 menjadi ruang penting bagi pemuda untuk saling mengenal, bertukar gagasan, dan membangun kolaborasi lintas negara. Diplomasi budaya dan ekonomi kreatif dapat menjadi kekuatan besar dalam mempererat hubungan antarpemuda dunia Islam sekaligus memperkenalkan identitas bangsa dan budaya daerah Indonesia kepada dunia internasional,” ujar Nur Ghina Muslimah.
Selama kegiatan berlangsung, Nur Ghina juga aktif memperkenalkan budaya Indonesia dan Kalimantan Tengah kepada delegasi internasional maupun tuan rumah melalui interaksi budaya serta pembagian cendera mata khas Nusantara. Langkah tersebut menjadi bagian dari diplomasi budaya yang menampilkan keberagaman Indonesia sebagai kekuatan pemersatu dan identitas bangsa.
Konya OIC Youth Capital 2026 merupakan forum strategis tingkat internasional yang mempertemukan delegasi pemerintah, pemuda, akademisi, hingga pemangku kepentingan dari negara-negara anggota dan pengamat OKI. Forum ini bertujuan memperkuat pemberdayaan pemuda, inovasi, dan pertukaran budaya di antara negara-negara dunia Islam.
Rangkaian pembukaan resmi digelar di Selcuklu Congress Center, Konya, dengan agenda utama berupa seremoni pembukaan, panel tingkat tinggi bertajuk “Bridging Heritage to a Fair Future: Empowering Youth through Collective Action”, hingga gala dinner bersama delegasi internasional.
Sebagai bentuk pelayanan kepada peserta internasional, panitia turut membagikan KonyaKart kepada seluruh delegasi. Kartu tersebut memberikan akses gratis transportasi umum berupa bus dan trem selama kegiatan berlangsung pada 9–12 Mei 2026, sehingga memudahkan mobilitas peserta selama berada di Kota Konya.
Kota Konya dikenal sebagai salah satu pusat peradaban dan budaya penting di Turki serta merupakan kota yang identik dengan tokoh sufi dunia, Jalaluddin Rumi. Melalui penetapan sebagai OIC Youth Capital 2026, Konya diharapkan menjadi ruang kolaborasi dan pertukaran budaya yang memperkuat solidaritas pemuda dunia Islam.
Rangkaian kegiatan OIC Youth Capital Konya 2026 dimulai sejak 10 Mei 2026 dan dijadwalkan berakhir dengan kepulangan delegasi pada 12 Mei 2026.
Editor: Andrian