website murah
website murah
website murah
website murah
Pasang Iklan

DAD Kotim Desak Kapolsek Mentaya Hulu Dicopot Usai Viral Bentak Advokat

Ketua Harian DAD Kotawaringin Timur, Gahara. (Okt)

INTIMNEWS.COM, SAMPIT – Ketua harian Dewan Adat Dayak (DAD) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Gahara menyoroti video viral Kapolsek Mentaya Hulu yang membentak seorang advokat. Dengan tegas ia meminta agar Ipda Noor Ikhsan agar dicopot jabatannya sebagai Kapolsek Mentaya Hulu.

Gahara mengecam tindakan represif tersebut dan mendesak agar Kapolsek Mentaya Hulu segera dicopot dari jabatannya.

“Segera copot jabatan Kapolsek Mentaya Hulu, sebelum DAD Kotim yang bertindak,” kata Gahara dengan tegas, Senin 1 September 2025.

Kinerja Polsek Mentaya Hulu semakin tajam, mengingat sebelumnya aparat setempat sudah dikritik karena dianggap lemah dalam menangani aktivitas tambang emas ilegal di wilayah itu.

Pasang Iklan

Meski sempat dilakukan operasi razia, aktivitas PETI (Pertambangan Tanpa Izin) kembali marak dan dikhawatirkan menimbulkan kerusakan lingkungan yang lebih luas.

Dirinya menyatakan bahwa seharusnya kepolisian bertindak sesuai dengan aturan dan menjadi penengah antar masyarakat yang berkonflik bukan mengintimidasi masyarakat apalagi pengacara.

“Harusnya seperti tambang illegal mereka tindak terus menerus. Sama halnya dengan masyarakat yang berkonflik dengan perusahaan, kepolisian harus jadi penengah bukan malah mengintimidasi masyarakat,” ungkapnya.

Oknum polisi yang membentak dan mendorong pengacara dalam video yang beredar harus ditindak sesuai etik jika memang yang dilakukan menyalahi aturan dan dicopot dari jabatannya

“Harus ditindak sesuai etik dan ada tindakan tegas untuk oknum polisi tersebut, copot saja sekalian dari jabatannya,” pungkasnya.

Penulis: Oktavianto
Editor: Andrian

Pasang Iklan

Berita Rekomendasi
Pasang Iklan