website murah
website murah
website murah
website murah
Pasang Iklan

Cegah Pembakaran Ulang, Lahan Bekas Karhutla Kini Dipasangi Garis Polisi

Lahan yang habis terbakar dipasang garis police line. (Ist)

INTIMNEWS.COM, PALANGKA RAYA – Kepolisian Daerah (Polda) Kalimantan Tengah (Kalteng) akan memasang garis polisi (police line) pada lahan yang terbakar akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Langkah itu dilakukan untuk mencegah lahan yang dibuka dengan cara dibakar dimanfaatkan kembali oleh pemiliknya.

Kebijakan tersebut disampaikan Kapolda Kalteng, Irjen Pol Iwan Kurniawan menyusul penetapan delapan warga sebagai tersangka kasus karhutla di Desa Tumbang Nusa, Kabupaten Pulang Pisau. Kebakaran di wilayah itu sempat menghanguskan sekitar 48 hektare lahan dan kini kembali muncul sehingga masih dalam proses pemadaman.

Iwan mengatakan, setiap lahan yang terbakar akan ditetapkan sebagai status quo selama proses hukum berlangsung.

“Setiap lahan yang terbakar saya akan status quo dan saya akan police line. Walaupun tidak semuanya, tetapi akan kami pasang plang sehingga tidak boleh ada yang memasuki,” ujarnya, Kamis, 23 Juli 2026.

Pasang Iklan

Menurutnya, langkah tersebut bertujuan memberi efek jera kepada pelaku agar tidak lagi membuka lahan dengan cara membakar.

“Lahan tersebut tidak bisa dimanfaatkan untuk berkebun karena dibuka dengan cara melakukan pembakaran,” katanya.

Selain penegakan hukum, Polda Kalteng juga memperkuat upaya pencegahan karhutla melalui sosialisasi, patroli darat, pemantauan menggunakan drone, hingga penerbitan maklumat kepada masyarakat.

“Maklumat sudah kami keluarkan. Pembinaan melalui sosialisasi, imbauan, patroli preventif menggunakan drone, dan patroli anggota juga terus dilakukan,” jelas Iwan.

Kapolda bahkan mewajibkan seluruh personel segera mendatangi setiap titik panas (hotspot) yang terdeteksi agar kebakaran tidak meluas.

“Kalau ada titik hotspot, saya sudah menyampaikan kepada seluruh anggota wajib mendatangi titik hotspot tersebut,” tegasnya.

Pasang Iklan

Kapolda berharap, masyarakat ikut berperan mencegah karhutla dengan tidak membuka lahan menggunakan api serta lebih berhati-hati selama musim kemarau, termasuk tidak membuang puntung rokok sembarangan.

“Situasi sekarang sangat rawan. Saya minta masyarakat berhati-hati agar kebakaran tidak terus bertambah,” tutupnya.

Berita Rekomendasi
Pasang Iklan
Halo Sahabat Intimnews

Pastikan Selalu Update Berita Terbaru

Ikuti Saluran
error: Content is protected !!