intim news
intim news
intim news
intim news
website murah

BKD Kalteng Gelar Sosialisasi Etika dan Pencegahan Radikalisme untuk ASN

Para pejabat dan pegawai di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah berfoto bersama usai kegiatan.
intim news

INTIMNEWS.COM, PALANGKA RAYA – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah melalui Badan Kepegawaian Daerah (BKD) menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi Kode Etik dan Kode Perilaku ASN, Pencegahan Paham Intoleransi, Radikalisme dan Terorisme, Penanganan Benturan Kepentingan, serta Disiplin dan Manajemen ASN.

Kegiatan tersebut berlangsung selama dua hari, pada 16 hingga 17 Juli 2025, bertempat di Aula BKD Kalteng, Kota Palangka Raya.

Peserta kegiatan merupakan aparatur sipil negara (ASN) perwakilan dari seluruh perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah.

intim news

Kepala BKD Provinsi Kalimantan Tengah, Lisda Arriyana, dalam laporannya menyampaikan bahwa sosialisasi ini bertujuan memperkuat pemahaman ASN terhadap etika profesi, kedisiplinan, serta pencegahan terhadap potensi gangguan integritas dalam menjalankan tugas.

“Melalui kegiatan ini, kami berharap seluruh ASN memahami secara menyeluruh kode etik, menjaga integritas, serta meningkatkan kedisiplinan sebagai pelayan publik,” ujar Lisda, Rabu (16/7/2025).

Lisda menambahkan bahwa hal tersebut merupakan bagian dari komitmen bersama dalam memperkuat tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan akuntabel di Kalimantan Tengah.

intim news

Acara secara resmi dibuka oleh Pelaksana Tugas (Plt.) Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Tengah, Leonard S. Ampung, yang menyampaikan sambutan pembuka kepada seluruh peserta.

Dalam arahannya, Leonard menegaskan pentingnya peran ASN sebagai garda terdepan pelayanan publik yang tidak hanya melayani masyarakat, tetapi juga menjaga martabat pemerintah dengan nilai-nilai integritas.

“ASN harus menjadi teladan dalam perilaku dan sikap. Tidak cukup hanya menjalankan tugas, tetapi juga menjaga marwah institusi pemerintahan melalui nilai-nilai BerAKHLAK,” tegas Leonard.

Ia juga menekankan pentingnya kewaspadaan terhadap penyebaran paham-paham yang dapat merusak persatuan dan kesatuan, seperti intoleransi, radikalisme, dan terorisme.

Menurut Leonard, pemerintah perlu membangun sistem internal yang kuat agar ASN bebas dari benturan kepentingan dan godaan korupsi, sekaligus menjaga keutuhan NKRI.

Selama dua hari pelaksanaan, para peserta mendapatkan berbagai materi strategis yang disampaikan oleh narasumber dari instansi pusat dan aparat penegak hukum.

Materi yang disampaikan mencakup kode etik dan perilaku ASN, pencegahan paham radikal dan intoleran, serta penanganan terhadap konflik kepentingan yang berpotensi menurunkan kualitas pelayanan publik.

Selain itu, peserta juga dibekali pemahaman mengenai disiplin dan manajemen ASN yang bertujuan memperkuat kapasitas birokrasi daerah secara menyeluruh.

Hadir sebagai narasumber dalam kegiatan ini yakni Kepala Bidang Pengembangan dan Supervisi Kepegawaian Kantor Regional VIII BKN Banjarbaru, Hospita Gloria Situmorang.

Selain itu, turut memberikan materi penguatan yaitu Kasatgaswil Kalteng Densus 88, Yulianto Rombe Biantong, yang menyampaikan pentingnya deteksi dini terhadap penyebaran paham terorisme di lingkungan birokrasi.

Melalui sosialisasi ini, diharapkan terbentuk ASN yang berintegritas tinggi, bebas dari konflik kepentingan, serta mampu menjadi penjaga keutuhan NKRI, sejalan dengan visi Kalteng BERKAH.

(Redha/Maulana)

intim news
Berita Rekomendasi
intim news
Halo Sahabat Intimnews

Pastikan Selalu Update Berita Terbaru

Ikuti Saluran