INTIMNEWS.COM, PALANGKA RAYA – Wakil Gubernur (Wagub) Kalimantan Tengah (Kalteng), Edy Pratowo, menyebut angka kemiskinan di daerah tersebut mengalami penurunan sepanjang 2025.
Hal itu disampaikannya saat membacakan jawaban Gubernur atas pemandangan umum fraksi-fraksi Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kalteng terhadap Raperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2025 dalam Rapat Paripurna DPRD Kalteng, Senin, 6 Juli 2026.
Edy mengungkapkan, tingkat kemiskinan berhasil ditekan dari 5,26 persen pada September 2024 menjadi 4,94 persen pada September 2025.
Menurutnya, capaian tersebut tidak lepas dari berbagai program yang dijalankan pemerintah, seperti pengendalian inflasi, pasar murah, bantuan pendidikan, bantuan kesehatan, hingga program perlindungan dan pemberdayaan masyarakat.
Selain itu, pemerintah juga terus memperkuat sektor UMKM melalui bantuan permodalan, peningkatan kapasitas pelaku usaha, dan penyediaan peralatan usaha.
“Berbagai kebijakan tersebut merupakan wujud komitmen pemerintah agar pembangunan benar-benar berdampak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat serta mampu mewujudkan Kalimantan Tengah yang semakin Berkah, Maju, dan Sejahtera,” ujar Edy.
Ia menegaskan, anggaran daerah akan terus diarahkan untuk mendukung peningkatan kualitas pendidikan, layanan kesehatan, pembangunan infrastruktur, ketahanan pangan, pengendalian inflasi, hingga peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM).
“Ke depan, kami berkomitmen agar setiap anggaran yang digunakan benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat melalui peningkatan kualitas pelayanan publik, kesejahteraan masyarakat, serta pembangunan daerah yang berkelanjutan,” pungkasnya.
Editor: Andrian