INTIMNEWS.COM, TAMIANG LAYANG – Anggota DPRD Kalimantan Tengah dari Fraksi PDI Perjuangan, Ampera A. Y Mebas, mengawali hari pertama sekolah dengan mengantar putrinya ke SD Negeri 5 Tamiang Layang, Kabupaten Barito Timur, Senin (13/7/2026).
Kehadiran Ampera di sekolah tersebut menjadi bentuk dukungannya terhadap Gerakan Ayah Mengantar Anak di Hari Pertama Sekolah (GAMAS). Gerakan itu mendorong keterlibatan ayah dalam pendidikan dan pengasuhan anak sejak usia dini.
Bagi Ampera, mengantar anak ke sekolah bukan sekadar aktivitas rutin. Kehadiran ayah pada hari pertama sekolah dapat menjadi pengalaman emosional yang memberi kesan bagi anak sekaligus menunjukkan bahwa pendidikan merupakan perhatian bersama dalam keluarga.
“Saya sangat mendukung Program GAMAS karena kehadiran ayah pada hari pertama sekolah memiliki makna yang luar biasa bagi anak,” kata Ampera.
Menurut dia, perhatian orang tua pada fase awal pendidikan dapat membantu membangun rasa percaya diri dan semangat anak dalam menjalani lingkungan sekolah yang baru.
Ampera berharap keterlibatan ayah tidak berhenti pada momentum hari pertama sekolah. Menurutnya, pendampingan perlu dilakukan secara konsisten melalui komunikasi, pemberian teladan, serta perhatian terhadap perkembangan pendidikan dan kehidupan anak.
Mantan Bupati Barito Timur periode 2013–2023 itu mengatakan keluarga memiliki peran penting dalam membentuk karakter generasi muda. Pendidikan di sekolah, kata dia, perlu berjalan beriringan dengan pembentukan nilai dan kebiasaan positif di lingkungan keluarga.
“Pendidikan anak merupakan tanggung jawab bersama antara ayah dan ibu. Ayah tidak hanya berperan sebagai pencari nafkah, tetapi juga harus hadir dalam setiap tahapan penting kehidupan anak,” ujarnya.
Ia menilai kehadiran ayah dalam kehidupan anak dapat menjadi bentuk dukungan moral yang sederhana, tetapi memiliki arti penting. Karena itu, para ayah didorong untuk menyediakan waktu di tengah kesibukan pekerjaan.
Ampera juga mengajak para ayah di Barito Timur dan Kalimantan Tengah untuk ikut menyukseskan GAMAS. Menurut dia, gerakan tersebut membawa pesan bahwa pengasuhan dan pendidikan anak membutuhkan keterlibatan kedua orang tua.
“Membangun generasi yang berkualitas dimulai dari keluarga. Ayah harus hadir, memberikan teladan, dan mendampingi anak sejak dini,” tegasnya.
GAMAS merupakan bagian dari Gerakan Ayah Teladan Indonesia (GATI) yang mendorong peningkatan peran ayah dalam pengasuhan dan pendidikan anak. Salah satu bentuk kegiatannya ialah mengajak ayah mengantar anak pada hari pertama masuk sekolah.
Menurut Ampera, gerakan tersebut dapat menjadi momentum untuk membangun kesadaran bahwa keterlibatan orang tua dalam pendidikan tidak semata-mata berkaitan dengan pemenuhan kebutuhan material. Dukungan emosional juga menjadi bagian penting dalam proses tumbuh kembang anak.
Ia berharap semakin banyak keluarga yang menjadikan keterlibatan ayah sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari. Dengan hubungan yang lebih dekat antara orang tua dan anak, keluarga diharapkan mampu menjadi lingkungan pertama yang memberikan rasa aman sekaligus membentuk karakter anak.
Ampera menilai generasi yang berkualitas tidak lahir hanya dari lingkungan pendidikan formal. Peran keluarga, terutama kehadiran orang tua dalam mendampingi proses tumbuh kembang anak, menjadi fondasi yang perlu diperkuat secara berkelanjutan.
“Semoga semakin banyak ayah yang meluangkan waktu untuk mengantar dan mendampingi anak-anaknya. Kehadiran sederhana seperti ini dapat menjadi kenangan sekaligus dukungan yang berarti bagi mereka,” pungkas Ampera.
Editor : Maulana Kawit