website murah
website murah
website murah
website murah
Pasang Iklan

3.500 Paket Sembako Disalurkan untuk Mahasiswa Terdampak Karhutla

Gubernur Kalteng, Agustiar Sabran, menyerahkan bantuan pangan kepada mahasiswa terdampak karhutla di Halaman Istana Isen Mulang, Palangka Raya, Rabu, 15 September 2026. (Shr/Intimnews)

INTIMNEWS.COM, PALANGKA RAYA – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Tengah (Kalteng) menyalurkan bantuan pangan kepada mahasiswa yang terdampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Sebanyak 3.500 paket sembako disiapkan untuk dibagikan selama dua hari.

Bantuan tersebut secara simbolis diserahkan Gubernur Kalteng, Agustiar Sabran di halaman Istana Isen Mulang, Palangka Raya, Rabu, 15 September 2026.

Sebanyak 1.800 paket dibagikan pada hari pertama, sedangkan 1.700 paket lainnya akan disalurkan pada Kamis, 17 September 2026. Setiap paket berisi 5 kilogram beras, 1 kilogram gula, dan 2 liter minyak goreng.

Selain sembako, mahasiswa juga menerima multivitamin, masker KN95, makanan bergizi berupa kacang hijau dan telur, serta uang transportasi.

Pasang Iklan

Agustiar mengatakan, pertemuan dengan mahasiswa menjadi kesempatan bagi pemerintah untuk mendengar langsung kondisi dan kebutuhan mereka. Ia juga meminta mahasiswa tetap semangat menjalani pendidikan dan tidak minder dalam mengejar cita-cita.

Dalam kesempatan itu, gubernur juga mengingatkan mahasiswa agar menjauhi narkoba, pergaulan bebas, judi online, serta berbagai kegiatan yang dapat merugikan masa depan.

“Cari hal-hal yang positif. Kalian masih muda, masih ada kesempatan yang lebih luas, jadilah orang yang berguna bagi nusa dan bangsa,” ujarnya.

Ia menilai, pendidikan memiliki peran penting dalam memutus rantai kemiskinan karena dapat membuka wawasan dan memperluas kesempatan masyarakat.

Penanganan dampak karhutla juga dilakukan melalui pemenuhan kebutuhan dasar lainnya. Pemprov Kalteng mencatat telah menyalurkan lebih dari 2 juta liter air bersih ke berbagai wilayah yang mengalami kekeringan selama musim kemarau.

Pemerintah juga merekrut 1.000 relawan dari kalangan mahasiswa dan masyarakat untuk membantu penanganan karhutla bersama relawan yang telah bertugas.

Pasang Iklan

Selain distribusi air bersih, Pemprov Kalteng membangun depo isi ulang air minum di sejumlah kabupaten. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan masyarakat tetap memiliki akses air bersih selama kemarau.

Agustiar menegaskan, penanganan karhutla tidak berhenti pada pemadaman api. Kebutuhan masyarakat seperti pangan, kesehatan, pendidikan, dan air bersih juga harus diperhatikan.

“Penanggulangan karhutla bukan hanya soal memadamkan api, tetapi bagaimana masyarakat tetap terlindungi dan kebutuhan dasarnya terpenuhi,” pungkasnya.

Editor: Andrian

Berita Rekomendasi
Pasang Iklan
Halo Sahabat Intimnews

Pastikan Selalu Update Berita Terbaru

Pasang Iklan Ikuti Saluran
error: Content is protected !!