website murah
website murah
website murah
website murah
Pasang Iklan

Warga Buntok Minta Perbaikan Jalan dan Transparansi Program Kartu Huma Betang

Anggota DPRD Kalteng, Sirajul Rahman. (Ist)

INTIMNEWS.COM, PALANGKA RAYA – Sejumlah isu krusial mencuat dalam kegiatan Reses Perseorangan Anggota DPRD Kalimantan Tengah (Kalteng) Dapil IV, Sirajul Rahman, di Kabupaten Barito Selatan. Mulai dari keluhan infrastruktur jalan rusak, ketimpangan penyaluran program Huma Betang, hingga keterbatasan akses fasilitas publik menjadi sorotan utama masyarakat.

Sirajul Rahman mengakui bahwa berbagai persoalan tersebut disampaikan langsung warga saat pelaksanaan reses pada 5–12 April 2026.

“Banyak hal yang disampaikan, dan semuanya menjadi catatan untuk kami perjuangkan di DPRD,” ujarnya.

Sirajul mengungkapkan, salah satu persoalan yang paling banyak dikeluhkan masyarakat adalah kondisi infrastruktur, terutama jalan menuju Kota Buntok sebelum Jembatan Kalahien yang dinilai rusak dan membutuhkan perbaikan segera.

Pasang Iklan

Selain itu, warga juga menyoroti kondisi sarana olahraga yang dinilai tidak lagi representatif, bahkan disebut berdampak pada akses jalan di sekitar lokasi.

“Warga juga meminta adanya perbaikan sarana olahraga yang kondisinya sudah kurang layak,” katanya.

Usulan lain yang turut disampaikan meliputi pembangunan taman kanak-kanak (TK) serta perbaikan mushola di sejumlah titik di Buntok.

Di sektor sosial dan pendidikan, Sirajul menyebut munculnya keluhan terkait pelaksanaan program Kartu Huma Betang yang dinilai belum berjalan merata.

“Memang ada masukan soal program Huma Betang yang dianggap belum terbuka secara merata. Ini menjadi perhatian kami agar ke depan lebih transparan dan tepat sasaran,” jelas Ketua PKS Kalteng itu.

Masyarakat juga mendorong perluasan akses beasiswa, termasuk peluang pendidikan ke luar negeri, serta peningkatan kualitas perguruan tinggi lokal seperti STAI Buntok.

Pasang Iklan

Aspirasi lain datang dari mantir adat yang meminta penambahan insentif karena dinilai tidak lagi sesuai dengan kondisi ekonomi saat ini.

Dalam sektor ekonomi, masyarakat juga meminta adanya kemudahan dalam proses perizinan pertambangan bagi warga lokal agar tidak hanya didominasi pihak tertentu.

“Ini juga menjadi catatan penting, karena masyarakat berharap ada kemudahan akses usaha bagi warga daerah sendiri,” kata Sirajul.

Sirajul menegaskan seluruh aspirasi yang dihimpun selama reses akan dibawa ke pembahasan di DPRD Kalimantan Tengah untuk ditindaklanjuti sesuai mekanisme yang berlaku.

“Semua masukan ini akan kami perjuangkan sesuai kewenangan kami di DPRD,” tutupnya.

Berita Rekomendasi
Pasang Iklan
Halo Sahabat Intimnews

Pastikan Selalu Update Berita Terbaru

Ikuti Saluran