INTIMNEWS.COM, PALANGKA RAYA – Seorang perempuan bernama Yolandari (23) menjadi korban pencurian tas saat berada di kawasan Jalan Adonis Samad, Palangka Raya, Selasa, 2 Juni 2026 pagi sekitar pukul 09.30 WIB.
Peristiwa itu terjadi usai korban selesai mengurus ATM yang terblokir di Bank Kalteng dan sempat melakukan transaksi di salah satu BRILink di kawasan tersebut.
Yolandari menceritakan, saat itu dirinya membawa dua tas berwarna hitam. Tas selempang berisi ponsel, kartu ATM, serta sejumlah kartu penting lainnya. Sedangkan tas hitam yang digantung di motor berisi buku tabungan dan KTP.
“Selesai dari Bank Kalteng ngurus ATM yang terblokir, saya tarik tunai di ATM. ATM dan uang tunai saya masukkan ke tas selempang, sedangkan buku tabungan dan KTP ada di tas yang digantung di motor,” ujarnya kepada Intimnews.com.
Setelah dari bank, korban kemudian mampir ke BRILink Jasmine di Jalan Adonis Samad untuk melakukan top up.
Saat tiba di lokasi, Yolandari memarkir motornya dan meninggalkan tas hitam yang berisi buku tabungan dan KTP tergantung di kendaraan bersama tumbler dan kunci motor.
“Selesai top up saya balik ke motor ambil tumbler karena mau beli es kelapa di sebelah BRILink. Pas itu tas masih ada tergantung di motor,” katanya.
Namun setelah kembali dari membeli es kelapa, korban mendapati tas tersebut sudah hilang. Di motor hanya tersisa kunci kendaraan.
“Pas balik tinggal kunci motor saja, tas hitam yang isinya buku tabungan dan KTP sudah hilang,” ungkapnya.
Korban kemudian mencoba meminta bantuan kepada karyawan BRILink untuk memeriksa rekaman CCTV. Namun kamera pengawas di lokasi ternyata tidak mengarah ke area parkir depan.
“Sudah tanya ke karyawan untuk cek CCTV, tapi posisi kameranya cuma mengarah ke dalam ke arah karyawan,” jelasnya.
Yolandari juga sempat mencari tas tersebut di sekitar lokasi hingga kembali menyusuri jalan menuju Bank Kalteng karena khawatir dompetnya tercecer di perjalanan. Namun hingga kini barang tersebut belum ditemukan.
Ia memperkirakan tas itu hilang sekitar pukul 09.30 WIB hingga 10.00 WIB.
“Yang saya ingat tas itu masih ada pas selesai transaksi di BRILink dan hilangnya waktu saya beli es kelapa,” tuturnya.
Saat kejadian, korban menyebut di lokasi terdapat seorang bapak-bapak dan seorang pria lain yang juga sedang melakukan transaksi di BRILink tersebut.
Meski mengalami kehilangan, hingga saat ini korban mengaku belum melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian. Kondisinya yang sedang hamil besar membuat aktivitasnya terbatas.
Yolandari mengatakan dirinya sudah mulai mengalami kontraksi sehingga tidak bisa terlalu banyak bergerak untuk mengurus laporan kehilangan tersebut.
Editor: Andrian