INTIMNEWS.COM, PALANGKA RAYA – Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian, dan Statistik (Diskominfosantik) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng), Adiah Chandra Sari, memilih mempelajari kondisi internal instansi yang dipimpinnya sebelum menyusun program kerja maupun kebijakan baru.
Hal itu disampaikannya usai dilantik sebagai Kepala Diskominfosantik Kalteng di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalteng, Kamis, 25 Juni 2026 malam.
Adiah mengatakan, hingga kini proses serah terima jabatan dengan pejabat sebelumnya belum dilakukan. Karena itu, ia belum mengetahui secara menyeluruh kondisi organisasi yang akan dipimpinnya.
“Saat ini kami baru selesai pelantikan. Belum ada serah terima jabatan, sehingga saya juga belum mengetahui secara detail kondisi di sana. Mudah-mudahan hari Senin nanti bisa dilakukan serah terima jabatan di Kantor Diskominfosantik,” ujarnya.
Meski begitu, ia memastikan berbagai program yang telah berjalan akan tetap dilanjutkan, terutama yang mendukung visi dan misi Gubernur Kalteng.
“Tentu program-program yang bersifat berkelanjutan dan mendukung visi serta misi Bapak Gubernur akan diteruskan,” katanya.
Adiah belum ingin memaparkan program baru yang akan dijalankan. Ia menilai seluruh langkah strategis perlu disusun setelah memahami kebutuhan dan kondisi di lingkungan Diskominfosantik.
Ia juga menegaskan akan menjalankan amanah jabatan dengan penuh tanggung jawab serta mengutamakan pelayanan kepada masyarakat.
“Sebagaimana yang disampaikan Bapak Gubernur, jabatan ini bukan sebuah kebanggaan semata, melainkan jalan untuk mengabdi kepada masyarakat. Amanah yang diberikan akan kami jalankan sebaik-baiknya dengan penuh tanggung jawab,” tuturnya.
Terkait peningkatan layanan telekomunikasi, termasuk penanganan wilayah blank spot di Kalteng, Adiah menyebut persoalan tersebut akan menjadi salah satu perhatian setelah proses pemetaan kondisi internal selesai dilakukan.
“Mudah-mudahan itu nanti akan menjadi salah satu prioritas kami juga,” pungkasnya.
Editor: Andrian