website murah
website murah
website murah
website murah
Pasang Iklan

Tim Dosen UPR Hibahkan Alat Biochar Plus, Dorong Pertanian Ramah Lingkungan

Penyerahan alat inovasi oleh Ketua Tim PKM, Efriyana Oksal, Kepada Ketua kelompok Tani, Suniti. Jumat, 5 September 2025. (Ist)

INTIMNEWS.COM, PALANGKA RAYA – Universitas Palangka Raya (UPR) terus menunjukkan kepeduliannya pada masyarakat melalui program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM). Kali ini, tim dosen UPR melaksanakan kegiatan dengan tema “Pemanfaatan Biochar Plus pada Tanaman” bersama Kelompok Tani Suka Maju di Kecamatan Habaring Hurung, Kota Palangka Raya, Jumat, 5 September 2025.

Program ini dipimpin oleh Efriyana Oksal, dosen Program Studi Kimia, berkolaborasi dengan Yanetri Asi Nion dari Fakultas Pertanian dan Abdul Hadjranul Fatah dari Pendidikan Kimia FKIP UPR. Selain dosen, kegiatan ini juga melibatkan mahasiswa, yaitu Azmi Malya Zaki dan Alvin Sienna Atviaputra dari Prodi Kimia, serta Ahmad Rifai Hasibuan dari Prodi Teknik Sipil. Keterlibatan mahasiswa ini menjadi bagian dari implementasi program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM).

Pada kesempatan itu, tim dosen UPR tidak hanya memberikan pelatihan tentang pembuatan Biochar Plus, tetapi juga menyerahkan hibah berupa satu paket alat inovasi kepada Kelompok Tani Suka Maju. Paket tersebut meliputi alat pirolisis modifikasi, kompor, dua tong sampah, terpal, box kontainer, jaring kawat, hingga bahan penunjang seperti oli bekas, bensin, limbah biomassa, dan kotoran hewan.

Efriyana Oksal menjelaskan, bantuan tersebut bisa digunakan bersama oleh para anggota kelompok tani untuk mengolah limbah menjadi produk bermanfaat. “Harapannya, alat ini dapat membantu petani dalam memanfaatkan limbah biomassa menjadi biochar yang dapat memperbaiki lahan pertanian mereka,” ucapnya.

Pasang Iklan

Sementara itu, pelatihan yang diberikan difokuskan pada pembuatan Biochar Plus, yakni biochar yang diperkaya dengan pupuk hayati atau bahan organik lain agar kandungan haranya lebih tinggi.

Yanetri Asi Nion menambahkan, Biochar Plus berfungsi ganda bagi tanah pertanian. “Selain memperbaiki struktur tanah, Biochar Plus juga meningkatkan nutrisi yang dibutuhkan tanaman agar tumbuh lebih baik. Pemberian biochar sebaiknya dilakukan sebelum proses penanaman supaya hasilnya lebih maksimal,” jelasnya.

Ketua Kelompok Tani Suka Maju, Suniti, menyampaikan rasa terima kasih atas dukungan yang diberikan UPR. Menurutnya, bantuan berupa alat dan pengetahuan baru itu sangat bermanfaat bagi petani.

“Kami bersyukur dan berterima kasih atas hibah alat ini. Selain alat, ilmu yang dibagikan dosen dan mahasiswa UPR juga sangat berharga bagi kami. Semoga ke depan pertanian kami bisa lebih baik dan produktif,” ungkapnya.

Melalui program ini, UPR tidak hanya memberikan pelatihan, tetapi juga ikut mendorong pengembangan pertanian berkelanjutan di Kalimantan Tengah (Kalteng). Biochar Plus diharapkan menjadi salah satu inovasi yang dapat membantu petani mengurangi ketergantungan pada pupuk kimia sekaligus memanfaatkan limbah menjadi produk ramah lingkungan.

Kegiatan ini juga menjadi bukti nyata komitmen UPR dalam mendukung program pemerintah “Kampus Berdampak”. Kontribusi perguruan tinggi dalam bentuk penelitian, pengembangan, hingga pemberdayaan masyarakat diharapkan dapat memberi dampak langsung, khususnya bagi sektor pertanian yang menjadi salah satu penopang ekonomi di Kalteng.

Pasang Iklan

Editor: Andrian

Berita Rekomendasi
Pasang Iklan
Halo Sahabat Intimnews

Pastikan Selalu Update Berita Terbaru

Ikuti Saluran