INTIMNEWS.COM, PANGKALAN BUN – Suasana haru dan penuh syukur menyelimuti halaman Masjid Agung Riyadlush Shalihin, Pangkalan Bun, Kamis (11/6/2026), saat ratusan keluarga menyambut kepulangan jemaah haji asal Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) yang telah menuntaskan rangkaian ibadah di Tanah Suci.
Kedatangan para jemaah disambut langsung oleh Bupati Kotawaringin Barat Hj. Nurhidayah bersama Wakil Bupati Suyanto, unsur Forkopimda, Sekretaris Daerah, tokoh agama, serta sejumlah pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kobar. Momen pertemuan antara jemaah dan keluarga berlangsung penuh haru, diwarnai pelukan serta ungkapan syukur atas kepulangan mereka dengan selamat.
Ketua Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Kabupaten Kobar, Drs. Tengku Ali Syahbana, M.Si, melaporkan bahwa pada musim haji tahun 2026 sebanyak 165 jemaah diberangkatkan dan tergabung dalam Kloter 5 Embarkasi Banjarmasin. Mereka menjalani seluruh tahapan ibadah haji di Arab Saudi selama lebih dari satu bulan.
Dari total jemaah yang berangkat, sebanyak 164 orang berhasil kembali ke Tanah Air. Jumlah tersebut terdiri dari 160 jemaah reguler dan empat orang pendamping. Namun, satu orang jemaah asal Kobar dilaporkan meninggal dunia saat menjalankan ibadah di Tanah Suci.
Dalam sambutannya, Bupati Nurhidayah mengungkapkan rasa syukur atas kepulangan para jemaah dalam keadaan sehat. Ia berharap seluruh jemaah yang telah menunaikan rukun Islam kelima dapat menjadi haji yang mabrur dan membawa nilai-nilai kebaikan di tengah masyarakat.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Barat, kami mengucapkan selamat datang kembali di Bumi Marunting Batu Aji. Semoga bapak dan ibu menjadi haji yang mabrur serta mampu membawa keberkahan bagi keluarga, masyarakat, dan daerah,” ujar Nurhidayah.
Pada kesempatan itu, Bupati juga menyampaikan belasungkawa atas wafatnya satu jemaah haji asal Kobar di Arab Saudi. Selain itu, ia mengakui masih terdapat berbagai tantangan dalam penyelenggaraan ibadah haji dan menyampaikan permohonan maaf apabila terdapat kekurangan pelayanan.
Menurutnya, pemerintah daerah telah berupaya memberikan kemudahan bagi jemaah, termasuk menyediakan transportasi udara langsung dari Pangkalan Bun menuju embarkasi guna membantu kenyamanan perjalanan, terutama bagi jemaah lanjut usia.
Penulis: Yusro
Editor: Andrian