website murah
website murah
website murah
website murah
Pasang Iklan

Belum Setahun Berdiri, Sejumlah Koperasi Merah Putih di Kobar Pilih Vakum

Ilustrasi Koperasi Desa Merah Putih. (AI/Intimnews)

INTIMNEWS.COM, PANGKALAN BUN – Belum genap setahun berdiri, sejumlah Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) yang beroperasi dilaporkan mulai vakum. Sebagian lainnya memilih mengurangi volume usaha dan memperlambat aktivitas operasional.

Kondisi tersebut disampaikan Kepala Bidang Koperasi pada Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UKM (Disperindagkop UKM) Kabupaten Kobar, Mulyadi, Jumat (24/7/2026).

“Koperasi yang mulai berjalan pada akhir 2025 kini tidak seluruhnya dapat beroperasi secara optimal,” tuturnya.

Seluruh desa dan kelurahan di Kobar sebenarnya telah membentuk Koperasi Merah Putih. Sebanyak 94 koperasi telah berdiri, terdiri dari 81 koperasi desa dan 13 koperasi kelurahan.

Pasang Iklan

Mulyadi mengatakan seluruh koperasi tersebut telah memiliki badan hukum, terdaftar di Kementerian Hukum RI, serta tercatat di Kementerian Koperasi RI sehingga secara legal telah memenuhi persyaratan.

Pada akhir 2025, sejumlah koperasi mulai menjalankan usaha. Di antaranya Koperasi Desa Merah Putih Bumi Harjo, Pasir Panjang, Umpang, Sambi, Koperasi Kelurahan Merah Putih Sidorejo, serta beberapa koperasi lainnya.

Berbagai usaha yang dijalankan meliputi gerai sembako, jasa angkutan CPO, hingga pengadaan bibit sesuai potensi ekonomi di masing-masing wilayah.

Namun, dalam perkembangannya, sebagian koperasi memilih mengurangi aktivitas usaha. Bahkan, ada yang memutuskan vakum setelah muncul berbagai pemahaman di kalangan pengurus mengenai mekanisme operasional koperasi.

Menurut Mulyadi, pengurus berpandangan bahwa koperasi harus tetap dikelola oleh internal pengurus dan anggota. Sementara pemerintah maupun badan usaha lain seharusnya hanya berperan memberikan dukungan dan pendampingan.

“Prinsip koperasi adalah dikelola oleh pengurus dan anggotanya sendiri. Pihak luar bersifat mendukung, bukan mengambil alih operasional koperasi,” jelas Mulyadi.

Pasang Iklan

Ia berharap seluruh Koperasi Merah Putih di Kobar dapat kembali mengoptimalkan kegiatan usahanya.

“Dengan legalitas lengkap dan dukungan pembinaan dari pemerintah, Koperasi Merah Putih diharapkan mampu menjadi penggerak ekonomi desa serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tukasnya.

Penulis: Yusro

Editor: Andrian 

Berita Rekomendasi
Pasang Iklan
Halo Sahabat Intimnews

Pastikan Selalu Update Berita Terbaru

Ikuti Saluran
error: Content is protected !!