INTIMNEWS.COM, PANGKALAN BUN – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) merespons cepat keluhan masyarakat terkait kondisi jalan rusak di wilayah Kecamatan Arut Utara. Khususnya pada ruas jalan penghubung antardesa yang vital bagi mobilitas warga.
Keluhan tersebut mencuat setelah beredarnya sebuah video di media sosial yang menampilkan rusaknya jalan di Desa Kerabu, yang berbatasan langsung dengan perkebunan milik PT BJAP. Dalam video itu tampak kondisi jalan yang berlumpur parah, menyebabkan sejumlah kendaraan, termasuk truk, terhenti karena terperosok dalam kubangan tanah merah.
Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas PUPR Kobar, Muhammad Hasyim Mualim, menyampaikan bahwa pihaknya telah mengalokasikan anggaran melalui Anggaran Belanja Tambahan (ABT) tahun ini untuk peningkatan infrastruktur jalan di Arut Utara. Ia menegaskan bahwa perbaikan jalan desa menjadi prioritas karena berperan penting dalam mendukung aksesibilitas dan konektivitas antarwilayah.
“Pembangunan jalan ini menjadi perhatian utama sesuai arahan Ibu Bupati. Meskipun terdapat penyesuaian anggaran, kami tetap akan melaksanakan perbaikan secara bertahap agar manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat,” ujarnya pada Sabtu (12/7).
Hasyim menambahkan, sejak tahun 2017 pembangunan infrastruktur jalan di Arut Utara telah dimulai melalui program konsorsium bersama perusahaan melalui dana CSR. Upaya ini dinilai berhasil membuka keterisolasian wilayah, dan pembangunan tersebut akan dilanjutkan hingga seluruh ruas jalan berada dalam kondisi baik dan layak digunakan.
“Jalan yang baik adalah penopang utama aktivitas masyarakat. Akses menuju sekolah, puskesmas, pasar, hingga wilayah kota akan lebih mudah dijangkau. Infrastruktur jalan yang memadai bukan hanya soal kenyamanan, tetapi juga kunci dalam mempercepat pertumbuhan ekonomi dan pemerataan kesejahteraan masyarakat,” pungkas Hasyim.
Penulis: Yusro
Editor: Andrian