INTIMNEWS.COM, PANGKALAN BUN – Peringatan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah menjadi pengingat penting tentang tanggung jawab sosial terhadap anak-anak yatim. Mereka dinilai bukan hanya perlu bantuan sesaat, tetapi juga dukungan berkelanjutan agar dapat tumbuh dan berkembang secara layak.
Pesan tersebut disampaikan dalam kegiatan pengajian dan santunan anak yatim di Pondok Pesantren Darussalam, Selasa (16/6), yang turut dihadiri berbagai unsur pemerintah dan masyarakat.
Sekretaris Daerah Rody Iskandar menegaskan bahwa anak yatim memiliki hak yang sama untuk bermimpi tinggi dan meraih masa depan yang lebih baik seperti anak-anak lainnya.
“Kepedulian terhadap anak yatim tidak boleh berhenti pada pemberian santunan, tetapi harus menyentuh aspek pendidikan, kesehatan, dan pembinaan mental secara berkelanjutan,” ujarnya.
Rody juga mengapresiasi berbagai pihak yang selama ini konsisten membantu anak yatim, termasuk lembaga pendidikan dan masyarakat yang terus menjaga tradisi kepedulian sosial.
Sebagai bentuk komitmen, Pemkab Kotawaringin Barat berencana menggelar gerakan santunan bagi seribu anak yatim pada 10 Muharram mendatang sebagai upaya memperluas jangkauan bantuan.
Sementara itu, Pengasuh Pondok Pesantren Darussalam, Ustadz Munawir, menyampaikan terima kasih atas dukungan pemerintah dan masyarakat yang terus hadir dalam setiap kegiatan santunan anak yatim, serta berharap perhatian tersebut terus berlanjut secara berkesinambungan.
Penulis: Yusro
Editor: Andrian