website murah
website murah
website murah
website murah
Pasang Iklan

Simpan Sabu di Dubur hingga Disamarkan Jadi Paket Ekspedisi, Modus Bandar Narkoba di Kalteng Makin Berani

BNNP Kalteng merilis pengungkapan dua kasus peredaran narkotika lintas provinsi dengan menghadirkan dua tersangka berinisial RR dan MV di Kantor BNNP Kalteng, Kamis, 25 Juni 2026. (Shr/Intimnews)

INTIMNEWS.COM. PALANGKA RAYA – Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kalimantan Tengah (Kalteng) mengungkap semakin beragamnya modus yang digunakan pelaku untuk menyelundupkan narkotika ke wilayah Kalteng.

Dalam dua kasus terbaru yang berhasil diungkap, pelaku menyembunyikan sabu di dalam dubur hingga menyamarkannya sebagai paket jasa ekspedisi.

Modus tersebut terungkap saat BNNP Kalteng memusnahkan barang bukti sabu seberat 286,88 gram, hasil pengungkapan dua jaringan peredaran narkotika lintas provinsi di Kantor BNNP Kalteng, Kamis, 25 Juni 2026.

Kepala Seksi Intelijen BNNP Kalteng, Nuzul mengatakan, salah satu pelaku berinisial MV (46) nekat menyembunyikan sekitar 200 gram sabu di dalam tubuhnya untuk menghindari pemeriksaan petugas.

Pasang Iklan

Awalnya, petugas tidak menemukan barang bukti saat memeriksa badan maupun barang bawaan tersangka yang diamankan di kawasan Masjid Islamic Center Sampit. Namun, hasil penyelidikan dan pendalaman akhirnya membuat pelaku mengakui aksinya.

“Tersangka mengaku menyimpan narkotika melalui dubur untuk menghindari pemeriksaan petugas. Paket tersebut dibungkus menggunakan lakban hitam,” ujar Nuzul.

Selain modus tersebut, BNNP Kalteng juga mengungkap upaya penyelundupan sabu yang disamarkan sebagai paket ekspedisi. Dalam kasus itu, petugas mengamankan seorang perempuan berinisial RR (28) di Palangka Raya.

Saat menggeledah rumah tersangka, petugas menemukan sabu seberat 99,87 gram yang disimpan di dalam keranjang sampah. Paket narkotika itu dibungkus plastik hitam lengkap dengan label pengiriman agar menyerupai paket jasa ekspedisi.

Kepala BNNP Kalteng, Brigjen Pol Mada Roestanto mengatakan, para pelaku terus mencari berbagai cara untuk mengelabui aparat demi melancarkan peredaran narkotika.

“Modus yang digunakan semakin beragam. Ada yang disembunyikan di dalam tubuh, menggunakan hewan, bahkan disamarkan dalam makanan. Semua itu dilakukan demi keuntungan besar tanpa memikirkan dampaknya bagi masyarakat,” katanya.

Pasang Iklan

Meski demikian, Mada menegaskan berbagai modus tersebut tidak akan menghentikan upaya aparat dalam membongkar jaringan narkotika yang masuk ke Kalteng.

“Mau bandar kecil ataupun besar akan kami tindak. Kami akan terus memutus mata rantai peredaran narkotika yang masuk ke Kalimantan Tengah,” tegasnya.

Dalam dua pengungkapan tersebut, BNNP Kalteng mengamankan dua tersangka berinisial RR dan MV. Keduanya kini menjalani proses hukum dan dijerat Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Berita Rekomendasi
Pasang Iklan
Halo Sahabat Intimnews

Pastikan Selalu Update Berita Terbaru

Ikuti Saluran
error: Content is protected !!