Penulis: Redha

  • Pemuda Palangka Raya Sampaikan Keluhan Warga, Fairid Naparin Pastikan Pemko Tak Tutup Telinga

    Pemuda Palangka Raya Sampaikan Keluhan Warga, Fairid Naparin Pastikan Pemko Tak Tutup Telinga

    INTIMNEWS.COM, PALANGKA RAYA – Sejumlah aspirasi masyarakat disampaikan oleh pemuda Kota Palangka Raya, Muhammad Fadjar Shidiq S.H, saat bersilaturahmi dan berdialog langsung dengan Wali Kota Palangka Raya, Fairid Naparin, terkait berbagai persoalan yang dihadapi warga, Rabu (3/6/2026).

    Dalam pertemuan tersebut, Fajar Sidik menyampaikan sejumlah masukan masyarakat, mulai dari pelayanan publik, penataan kabel jaringan internet yang semrawut, hingga upaya pemerintah dalam memberikan pelayanan terbaik di tengah kebijakan efisiensi anggaran.

    Menanggapi hal tersebut, Fairid Naparin menegaskan bahwa Pemerintah Kota Palangka Raya berkomitmen menghadirkan tata kelola pemerintahan yang adaptif terhadap kebutuhan masyarakat serta terbuka terhadap berbagai masukan dari seluruh elemen.

    “Pemerintah harus selalu terbuka kepada semua elemen masyarakat, baik tokoh agama, buruh, petani maupun nelayan. Sebagai pimpinan daerah, kami harus menerima masukan, kritik dan saran agar roda pemerintahan terus berjalan sesuai visi dan misi yang kami usung,” ujarnya.

    Menurut Fairid, keterlibatan masyarakat dalam memberikan masukan menjadi bagian penting dalam mewujudkan pelayanan publik yang prima dan responsif terhadap kebutuhan warga.

    Selain itu, pertemuan juga membahas penertiban kabel jaringan internet milik penyedia layanan yang dinilai semrawut di sejumlah ruas jalan di Kota Palangka Raya.
    Fairid mengungkapkan bahwa Pemerintah Kota Palangka Raya telah melakukan pertemuan dengan para penyedia layanan internet untuk mencari solusi bersama terkait penataan jaringan tersebut.

    “Kami sudah melakukan pertemuan dengan pihak penyedia layanan internet. Ada komitmen bersama untuk menertibkan kembali kabel-kabel yang semrawut di beberapa ruas jalan karena selain mengganggu estetika kota, juga berpotensi menimbulkan risiko keselamatan bagi pengguna jalan,” katanya.

    Di tengah keterbatasan akibat efisiensi anggaran, Fairid memastikan pelayanan publik tetap menjadi prioritas utama pemerintah daerah sehingga masyarakat tetap memperoleh layanan yang optimal.

    Melalui dialog dan silaturahmi tersebut, diharapkan komunikasi antara pemerintah dan masyarakat terus terjalin sehingga berbagai persoalan yang dihadapi warga dapat ditangani secara bersama-sama demi kemajuan Kota Palangka Raya.

    Penulis: Redha
    Editor: Andrian

  • Pemprov Kalteng Gelar Operasi Katarak Gratis, Pj Sekda Turun Langsung Menyapa Pasien

    Pemprov Kalteng Gelar Operasi Katarak Gratis, Pj Sekda Turun Langsung Menyapa Pasien

    INTIMNEWS.COM, PALANGKA RAYA – Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng), dr. Linae Victoria Aden, menyempatkan diri menemui dan memberikan motivasi kepada para pasien yang akan menjalani operasi katarak gratis di RSUD dr. Doris Sylvanus, Palangka Raya, Rabu 3 Juni 2026.

    Kunjungan tersebut dilakukan sebelum para pasien memasuki ruang tindakan medis dalam rangkaian kegiatan bakti kesehatan memperingati Hari Jadi ke-69 Provinsi Kalimantan Tengah.

    Dalam kesempatan itu, Linae menyampaikan bahwa penyakit katarak dapat mengganggu aktivitas masyarakat sehari-hari, termasuk dalam bekerja dan menjalankan berbagai kegiatan produktif.

    Menurutnya, program operasi katarak gratis yang dilaksanakan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah merupakan upaya untuk membantu masyarakat mendapatkan kembali kualitas penglihatan yang lebih baik sehingga dapat beraktivitas secara normal.

    “Katarak sangat mengganggu masyarakat dalam bekerja dan beraktivitas setiap hari. Kami berharap bantuan ini dapat mempermudah bapak dan ibu untuk kembali beraktivitas dan bekerja dengan lebih baik,” ujarnya.

    Linae juga menyampaikan salam dari Gubernur Kalimantan Tengah, Agustiar Sabran, kepada seluruh pasien yang mengikuti program tersebut.

    Ia mengatakan Gubernur berpesan agar seluruh peserta selalu menjaga kesehatan serta mengikuti seluruh anjuran tenaga medis selama proses pengobatan dan pemulihan.

    “Gubernur menitipkan salam kepada bapak dan ibu semua. Beliau berpesan agar selalu menjaga kesehatan, terutama bagi pasien yang saat ini mendapatkan pengobatan gratis,” katanya.

    Lebih lanjut, Linae berharap kebijakan pelayanan kesehatan gratis yang diberikan pemerintah daerah dapat benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat yang membutuhkan.

    “Semoga kebijakan ini bisa membantu bapak dan ibu serta memberikan manfaat yang besar bagi kesehatan masyarakat Kalimantan Tengah,” tuturnya.

    Sementara itu, salah seorang pasien mengaku bersyukur dapat mengikuti program operasi katarak gratis tersebut. Ia menilai bantuan dari Pemprov Kalteng sangat membantu masyarakat yang membutuhkan layanan kesehatan mata dan berharap program serupa dapat terus dilaksanakan pada masa mendatang.

    Penulis: Redha

    Editor: Andrian

  • Pemprov Kalteng Bantu Pulihkan Penglihatan Warga Lewat Operasi Katarak Gratis

    Pemprov Kalteng Bantu Pulihkan Penglihatan Warga Lewat Operasi Katarak Gratis

    INTIMNEWS.COM, PALANGKA RAYA – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) menggelar operasi katarak gratis dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-69. Kegiatan yang dipusatkan di RSUD RSUD dr. Doris Sylvanus ini mendapat sambutan antusias dari masyarakat berbagai daerah, Rabu 3 Juni 2026.

    Penjabat (Pj) Sekda Kalteng, dr. Linae Victoria Aden, mengatakan bahwa sektor kesehatan menjadi salah satu prioritas dalam visi dan misi pemerintah daerah.

    Program operasi katarak gratis ini merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat sekaligus membantu warga yang membutuhkan pelayanan kesehatan mata.

    Ia menyebutkan, awalnya panitia menargetkan sebanyak 70 peserta untuk mengikuti program tersebut. Namun jumlah pendaftar ternyata melampaui target dengan total 84 orang yang mendaftarkan diri.

    “Target awal 70 orang, namun yang mendaftar mencapai 84 orang. Dari jumlah tersebut, sekitar 40 orang yang telah memenuhi persyaratan dan siap menjalani operasi sudah selesai dilakukan tindakan,” ujarnya.

    Linae menambahkan, program serupa sebenarnya telah berjalan sebelumnya, namun momentum Hari Jadi Kalteng ke-69 dimanfaatkan untuk memperluas jangkauan pelayanan kepada masyarakat dari berbagai kabupaten dan kota.

    Sementara itu, Pelaksana Harian (Plh) Direktur RSUD dr. Doris Sylvanus, Niko, menjelaskan bahwa setiap pasien wajib menjalani pemeriksaan menyeluruh sebelum operasi guna memastikan kondisi kesehatan yang aman untuk tindakan medis.

    “Jika ditemukan kondisi seperti mata yang masih merah atau mengalami peradangan, maka operasi belum dapat dilakukan karena berisiko bagi pasien. Tadi ada pasien yang belum bisa dioperasi karena masih mengalami kondisi tersebut,” katanya.

    Niko menyampaikan seluruh peserta berasal dari berbagai daerah di Kalimantan Tengah dan dipusatkan pelayanannya di RSUD dr. Doris Sylvanus agar proses pemeriksaan hingga operasi dapat dilakukan secara optimal.

    Dokter Spesialis Mata RSUD dr. Doris Sylvanus, Dr. Yudika, mengingatkan masyarakat untuk menjaga kesehatan mata. Menurutnya, kasus gangguan penglihatan hingga kebutaan dapat dipengaruhi oleh paparan sinar matahari secara langsung dalam jangka panjang. Karena itu, masyarakat dianjurkan menggunakan pelindung seperti topi maupun kacamata pelindung saat beraktivitas di luar ruangan.

    Salah seorang pasien bernama David mengaku bersyukur atas program tersebut. Ia menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah yang telah membantu pembiayaan operasi katarak yang dijalaninya di RSUD dr. Doris Sylvanus.

    Penulis: Redha

    Editor: Andrian

  • Keluarga Cari H Ahmad yang Hilang Saat Perjalanan dari Katingan ke Palangka Raya

    Keluarga Cari H Ahmad yang Hilang Saat Perjalanan dari Katingan ke Palangka Raya

    INTIMNEWS.COM, PALANGKA RAYA – Seorang pria bernama H. Ahmad dari Kereng Pangi dilaporkan hilang dan saat ini tengah dalam pencarian oleh pihak keluarga setelah tidak diketahui keberadaannya sejak beberapa hari terakhir, Minggu 31 Mei 2026.

    Berdasarkan informasi yang beredar, H. Ahmad berusia 51 tahun dengan tinggi badan sekitar 165 sentimeter dan memiliki perawakan sedang. Ia diketahui memiliki rambut hitam dan mata berwarna cokelat tua.

    Keluarga menyebutkan bahwa terakhir kali H. Ahmad terlihat pada Rabu, 27 Mei 2026. Saat itu ia berada di wilayah Kabupaten Katingan dan dalam perjalanan menuju Kota Palangka Raya.

    Dalam poster pencarian yang disebarluaskan keluarga, H. Ahmad memiliki ciri khas menggunakan kacamata dan berkulit sawo matang. Informasi tersebut diharapkan dapat membantu masyarakat mengenali yang bersangkutan apabila melihatnya.

    Saat terakhir diketahui keberadaannya, H. Ahmad disebut mengendarai sepeda motor Honda Vario berwarna putih. Hingga kini belum diketahui secara pasti lokasi maupun kondisi terkini yang bersangkutan.

    Pihak keluarga terus berupaya melakukan pencarian dan meminta bantuan masyarakat untuk memberikan informasi apabila melihat atau mengetahui keberadaan H. Ahmad.

    Masyarakat yang memiliki informasi terkait dapat segera menghubungi pihak keluarga melalui nomor kontak yang tercantum dalam poster pencarian. Setiap informasi yang diberikan akan sangat membantu proses pencarian.

    Keluarga berharap H. Ahmad dapat segera ditemukan dalam keadaan selamat dan mengajak masyarakat untuk turut menyebarluaskan informasi tersebut guna memperluas jangkauan pencarian.

    Penulis: Redha

    Editor: Andrian

  • Prabowo Tegaskan RI Tak Mau Lagi Diatur Asing: SDA Harus Dikendalikan Negara

    Prabowo Tegaskan RI Tak Mau Lagi Diatur Asing: SDA Harus Dikendalikan Negara

    INTIMNEWS.COM, JAKARTA – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menegaskan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) bukan sekadar dokumen keuangan, melainkan alat perjuangan bangsa untuk melindungi rakyat dan menjaga kedaulatan ekonomi nasional.

    Penegasan itu disampaikan Presiden saat pidato pada Rapat Paripurna DPR RI dalam rangka Penyampaian Kerangka Ekonomi Makro (KEM) dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (PPKF) RAPBN 2027 di Gedung Nusantara MPR/DPR/DPD RI, Jakarta, Rabu (20/5/2026).

    Dalam pidatonya, Presiden menyampaikan langsung arah kebijakan ekonomi dan fiskal pemerintah di tengah kondisi geopolitik dan geoekonomi global yang dinilai penuh konflik, ketegangan, dan ketidakpastian.

    “APBN adalah wujud dari alat perjuangan kita sebagai bangsa. APBN adalah alat untuk melindungi rakyat, alat untuk memperkokoh dasar-dasar dan sendi-sendi ekonomi bangsa,” ujar Prabowo.

    Presiden mengatakan dirinya sengaja hadir langsung di hadapan DPR RI untuk menyampaikan pokok-pokok pemikiran pemerintah terkait ekonomi nasional dan pengelolaan negara.

    Menurutnya, tantangan dunia saat ini menuntut negara hadir lebih kuat dalam menjaga stabilitas ekonomi dan melindungi kepentingan rakyat.

    Dalam paparannya, Presiden menyebut pendapatan negara pada APBN 2027 ditargetkan berada pada kisaran 11,82 hingga 12,40 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB).

    Sementara belanja negara direncanakan mencapai 13,62 hingga 14,80 persen dari PDB dengan defisit APBN dijaga pada rentang 1,80 hingga maksimal 2,40 persen PDB.

    Pemerintah juga menargetkan pertumbuhan ekonomi Indonesia berada pada kisaran 5,8 hingga 6,5 persen pada 2027 menuju target pertumbuhan 8 persen pada 2029.

    Selain itu, angka kemiskinan ditargetkan turun menjadi 6,0 hingga 6,5 persen dan tingkat pengangguran terbuka ditekan menjadi 4,30 hingga 4,87 persen.

    Dalam pidato yang berlangsung panjang tersebut, Presiden turut menyoroti kebocoran kekayaan negara yang menurutnya telah terjadi selama bertahun-tahun melalui praktik under invoicing, transfer pricing, hingga penyelundupan sumber daya alam.

    Prabowo menyebut Indonesia selama ini kehilangan potensi besar akibat lemahnya tata kelola ekonomi dan pengawasan ekspor.

    “Under invoicing adalah sebenarnya fraud atau penipuan,” tegasnya.

    Ia mengungkapkan data yang menunjukkan ratusan miliar dolar AS kekayaan nasional mengalir keluar negeri dalam puluhan tahun terakhir. Karena itu, Presiden menilai Indonesia harus berani melakukan reformasi sistem ekonomi nasional sesuai amanat Pasal 33 Undang-Undang Dasar 1945.

    Dalam kesempatan tersebut, Presiden juga mengumumkan penerbitan Peraturan Pemerintah tentang Tata Kelola Ekspor Komoditas Sumber Daya Alam.

    Kebijakan itu mewajibkan ekspor komoditas strategis seperti minyak kelapa sawit, batu bara, dan ferro alloys dilakukan melalui BUMN yang ditunjuk pemerintah sebagai pengekspor tunggal.

    Langkah itu disebut bertujuan memperkuat pengawasan ekspor, memberantas praktik manipulasi harga dan pelarian devisa hasil ekspor.

    “Sumber daya alam milik kita, kita yang harus menentukan ke mana sumber daya alam ini dijual,” ujar Presiden.

    Ia juga menegaskan Indonesia harus menentukan harga komoditasnya sendiri dan tidak terus bergantung pada negara lain.

    “Indonesia sekarang berdiri di atas kaki kita sendiri,” katanya.

    Presiden turut menekankan pentingnya industrialisasi dan hilirisasi sumber daya alam nasional. Menurutnya, Indonesia tidak boleh hanya menjadi pasar bagi produk asing, melainkan harus mampu memproduksi berbagai kebutuhan industrinya sendiri.

    “Kita harus bikin mobil kita sendiri, motor kita sendiri, televisi, komputer, handphone kita sendiri,” tegas Prabowo.

    Pemerintah, lanjutnya, akan terus mempercepat hilirisasi nikel, bauksit, batu bara, dan komoditas lainnya guna menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan nilai tambah ekonomi nasional.

    Dalam pidatonya, Presiden juga memberi perhatian besar terhadap reformasi birokrasi dan pemberantasan korupsi. Ia meminta seluruh kementerian dan lembaga membersihkan aparat yang melakukan pungutan liar maupun penyalahgunaan kewenangan.

    “Tidak ada orang yang tidak bisa diganti,” ujar Presiden.

    Prabowo juga menegaskan pemerintah akan menggunakan teknologi modern, termasuk satelit dan radar, untuk memantau berbagai praktik ilegal seperti tambang ilegal dan penyelundupan.

    Menjelang akhir pidato, Presiden turut menyinggung posisi PDI Perjuangan yang berada di luar pemerintahan. Ia menyebut keberadaan oposisi penting sebagai bagian dari mekanisme checks and balances dalam demokrasi.

    “Saya ingin ucapkan terima kasih kepada PDIP, Saudara berjasa untuk demokrasi kita,” kata Prabowo.

    Pidato Presiden ditutup dengan ajakan melanjutkan perjuangan para pendiri bangsa dalam momentum Hari Kebangkitan Nasional serta seruan “Merdeka!”.

    Penulis: Redha

    Editor: Andrian

  • Gubernr Agustiar Sabran Buka Suara soal Cat Jalan Biru yang Memudar

    Gubernr Agustiar Sabran Buka Suara soal Cat Jalan Biru yang Memudar

    INTIMNEWS.COM, PALANGKA RAYA – Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng), Agustiar Sabran menanggapi polemik marka jalan biru yang catnya memudar di kawasan pusat olahraga Kota Palangka Raya yang dalam beberapa hari terakhir ramai menjadi sorotan masyarakat di media sosial, Selasa 19 Mei 2026.

    Persoalan tersebut dibahas dalam acara silaturahmi Gubernur Kalteng bersama wartawan di Rumah Jabatan Gubernur Kalteng, Istana Isen Mulang, Palangka Raya. Sejumlah warganet menilai pengerjaan marka jalan tersebut tidak direncanakan dengan baik karena cat yang baru dikerjakan sudah mengalami kerusakan dan memudar.

    Menanggapi hal itu, perwakilan Inspektorat Provinsi Kalteng menegaskan bahwa pekerjaan tersebut masih dalam tahap pengawasan dan proses pelaksanaan belum selesai sepenuhnya.

    “Seluruh pengerjaan pemerintah dalam tahap pengawasan dan dalam hal ini masih berlanjut,” ujar perwakilan Inspektorat Kalteng.

    Sementara itu, Gubernur Kalteng Agustiar Sabran menegaskan pengerjaan marka jalan akan tetap dilanjutkan dan menjadi tanggung jawab pihak pelaksana kegiatan. Ia juga meminta seluruh kepala perangkat daerah lebih aktif melakukan pengawasan terhadap pekerjaan di lapangan.

    “Tentang marka jalan, dilanjutkan dengan tanggung jawab pelaksanaan. Saya berharap ke depan agar kadis jangan hanya menyuruh bawahan lalu tidak dikontrol,” tegas Agustiar Sabran.

    Menurutnya, penataan kawasan olahraga di pusat Provinsi Kalteng dilakukan untuk memberikan fasilitas publik yang nyaman bagi masyarakat, khususnya warga yang rutin memanfaatkan kawasan tersebut untuk berolahraga dan aktivitas rekreasi.

    “Kami senang melihat warga olahraga di pusat Provinsi Kalteng, jadi kami memberikan pelayanan yang baik dalam fasilitas ruang olahraga di kawasan. Bukan hanya cat jalan yang kami perhatikan, namun juga penerangan, taman, dan pepohonan,” katanya.

    Agustiar juga mengakui adanya kekurangan dalam pelaksanaan pekerjaan tersebut dan menyatakan siap bertanggung jawab atas evaluasi maupun kelanjutan pembangunan fasilitas publik di kawasan itu.

    “Saya akui saya salah, dalam hal ini saya bertanggung jawab atas kesalahan ini dengan melanjutkan pembangunan,” ucapnya.

    Pemerintah Provinsi Kalteng memastikan evaluasi terhadap pelaksanaan proyek infrastruktur dan fasilitas publik akan terus dilakukan agar kualitas pembangunan semakin baik serta dapat memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat.

    Penulis: Redha

    Editor: Andrian

  • Pemprov Kalteng Pangkas Belanja Nonprioritas, Program Rakyat Tetap Aman

    Pemprov Kalteng Pangkas Belanja Nonprioritas, Program Rakyat Tetap Aman

    INTIMNEWS.COM, PALANGKA RAYA – Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng), Agustiar Sabran menegaskan efisiensi anggaran yang dilakukan Pemerintah Provinsi Kalteng tidak akan mengganggu program-program yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat.

    Hal tersebut disampaikan Agustiar saat memberikan keterangan terkait pelaksanaan Hari Ulang Tahun (HUT) Kalteng, program pangan murah, hingga pengawasan investasi di Kalteng.

    Menurutnya, anggaran pelaksanaan HUT Kalteng tahun 2026 sebesar Rp5,7 miliar masih lebih kecil dibandingkan sejumlah kabupaten di Kalteng yang juga menggelar perayaan hari jadi daerah.

    “Ulang Tahun Kalteng Rp5,7 miliar ini di bawah dari kabupaten yang merayakan, mereka lebih besar anggarannya. Tapi kami akan memberikan yang terbaik pada HUT Kalteng untuk masyarakat,” ujar Agustiar Sabran.

    Ia menjelaskan, efisiensi anggaran dilakukan pada kegiatan yang dinilai tidak prioritas seperti rapat di hotel, konsumsi kegiatan, perawatan kendaraan dinas, perencanaan tertentu, hingga pengadaan pakaian.

    “Pertemuan di hotel, makan minum, perawatan mobil, perencanaan, pengadaan baju, ini yang diefisiensi,” katanya.

    Meski melakukan penghematan anggaran, Pemerintah Provinsi Kalteng memastikan program pangan murah tetap berjalan karena dinilai penting dalam membantu masyarakat menghadapi dampak kondisi ekonomi global.

    “Pangan murah ada kita laksanakan. Kalau dulu pasar murah namanya, jadi pangan murah ini berintegrasi dengan Kartu Huma Betang Sejahtera,” ucapnya.

    “Namun program pangan murah tidak kami stop karena ini penting dampak ekonomi dunia saat ini,” tambah Agustiar.

    Selain itu, gubernur juga meminta masyarakat aktif menyampaikan laporan dan aspirasi melalui layanan pengaduan “Lapor Gub” agar pemerintah dapat mengetahui persoalan yang terjadi hingga ke wilayah pelosok.

    “Kami berharap masyarakat terus lapor di web pengaduan Lapor Gub agar saya juga mengetahui yang tidak kami lihat di pelosok-pelosok,” tuturnya.

    Dalam kesempatan tersebut, Agustiar turut menegaskan bahwa keberadaan investor di Kalimantan Tengah harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat luas, bukan hanya kelompok tertentu.

    Ia juga mengingatkan perusahaan yang beroperasi di Kalteng agar menggunakan kendaraan berpelat KH sebagai bentuk kontribusi terhadap daerah.

    “Dampak investor itu berdampak pada masyarakat bukan individu atau kelompok tertentu. Selama perusahaan tidak menggunakan pelat KH kami akan terus ingatkan,” tandasnya.

    Penulis: Redha

    Editor: Andrian

  • Cetak Sawah jadi Program Strategis, Agustiar Ingin Anak Muda Kalteng Terlibat

    Cetak Sawah jadi Program Strategis, Agustiar Ingin Anak Muda Kalteng Terlibat

    INTIMNEWS.COM, PALANGKA RAYA – Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng), Agustiar Sabran menegaskan komitmennya dalam mendukung program cetak sawah yang menjadi bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan nasional di Kalimantan Tengah.

    Hal tersebut disampaikan Agustiar Sabran saat membahas program cetak sawah dan pendidikan vokasi pertanian di Palangka Raya.

    Agustiar mengatakan program cetak sawah merupakan program strategis dan mulia yang mendapat dukungan langsung dari pemerintah pusat.

    “Cetak sawah ini program mulia, disiapkan Presiden. Kami sampaikan, kami harap pemuda-pemudi Kalteng melek pertanian. Kami harap ini terus dikontrol agar tidak ditanami sawit,” ujar Agustiar Sabran.

    Ia menegaskan pengawasan terhadap kawasan cetak sawah sangat penting agar lahan yang telah disiapkan benar-benar dimanfaatkan untuk sektor pertanian dan mendukung swasembada pangan.

    Menurut Agustiar Sabran, Pemerintah Provinsi Kalteng juga terus berkoordinasi dengan Kementerian Pertanian terkait keterlibatan masyarakat lokal dalam program tersebut.

    “Ini kami harap sama Menteri Pertanian pada pertemuan beberapa waktu yang lalu, 70 persen orang lokal,” katanya.

    Gubernur berharap tenaga kerja lokal, khususnya generasi muda Kalimantan Tengah, dapat menjadi bagian utama dalam pengelolaan kawasan pertanian modern tersebut.

    Ia menambahkan program pendidikan vokasi pertanian dan cetak sawah dinilai sangat baik karena akan ditunjang dengan teknologi modern sehingga membutuhkan sumber daya manusia yang siap dan terampil.

    “Vokasi dan cetak sawah ini kami sampaikan sangat baik, namun tenaga ahli dan muda yang kami inginkan karena akan dikelola dengan teknologi maju, penanganan cepat,” tandasnya.

    Penulis: Redha

    Editor: Andrian

  • Diskusi Bareng Wartawan, Pemprov Kalteng Perkuat Keterbukaan Informasi

    Diskusi Bareng Wartawan, Pemprov Kalteng Perkuat Keterbukaan Informasi

    INTIMNEWS.COM, PALANGKA RAYA – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) menggelar acara diskusi antar Gubernur Kalteng bersama wartawan di Istana Isen Mulang, Palangka Raya, Selasa 19 Mei 2026.

    Kegiatan tersebut menjadi ruang komunikasi antara pemerintah daerah dengan insan pers dalam mendukung keterbukaan informasi publik dan pembangunan di Kalimantan Tengah.

    Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Tengah, dr. Linae Victoria Aden mengatakan pemerintah daerah berkomitmen membangun hubungan yang baik bersama media sebagai mitra penyampai informasi kepada masyarakat.

    “Ini menjadi wadah silaturahmi sekaligus ruang komunikasi antara pemerintah dan wartawan agar informasi pembangunan dapat tersampaikan dengan baik kepada masyarakat,” ujar Linae Victoria Aden.

    Ia menyampaikan, kegiatan tersebut juga merupakan bentuk komitmen Gubernur Kalteng yang menginginkan adanya forum informasi dan edukasi yang dilaksanakan secara rutin setiap bulan.

    Menurutnya, keterbukaan informasi sangat penting agar masyarakat memperoleh informasi yang benar terkait berbagai program pembangunan yang sedang dijalankan pemerintah daerah.

    Dalam kesempatan itu, Plt Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik (Diskominfosantik) Provinsi Kalteng, Rangga Lesmana menegaskan pentingnya peran media dalam membantu meluruskan informasi yang tidak tepat di tengah masyarakat.

    “Meluruskan informasi yang bengkok-bengkok agar perkembangan pembangunan Kalteng bisa berjalan dengan kritik dan saran,” kata Rangga Lesmana.

    Pemerintah Provinsi Kalteng juga memperkenalkan layanan “Lapor Gub” sebagai wadah aspirasi masyarakat untuk menyampaikan laporan, kritik, maupun saran kepada pemerintah daerah.

    Melalui kegiatan tersebut diharapkan sinergi antara Pemerintah Provinsi Kalteng dan insan pers semakin kuat dalam mendukung pembangunan daerah yang terbuka, informatif, dan partisipatif.

    Penulis: Redha

    Editor: Andrian

  • Program Cetak Sawah Kalteng jadi Lahan Magang Mahasiswa dan Serapan Kerja Baru

    Program Cetak Sawah Kalteng jadi Lahan Magang Mahasiswa dan Serapan Kerja Baru

    INTIMNEWS.COM, PALANGKA RAYA – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) menjalin kerja sama dengan sejumlah perguruan tinggi dalam penyelenggaraan pendidikan vokasi dan magang mahasiswa pada lahan kegiatan cetak sawah. Penandatanganan nota kesepakatan tersebut digelar di Istana Isen Mulang, Rumah Jabatan Gubernur Kalteng, Selasa 12 Mei 2026.

    Gubernur Agustiar Sabran mengatakan, di tengah efisiensi anggaran pemerintah tetap optimistis menjalankan program cetak sawah yang dipadukan dengan pendidikan vokasi dan magang mahasiswa.

    “Jadi pak rektor, di tengah efisiensi anggaran kita tetap optimistis Kalteng dalam program cetak sawah bersama pendidikan vokasi dan magang mahasiswa pada lahan cetak sawah, dalam hal ini kurang lebih 200 hektare,” ucap Agustiar.

    Ia berharap program tersebut mampu membuka lapangan kerja sekaligus meningkatkan penyerapan lulusan perguruan tinggi di dunia kerja, khususnya sektor pertanian modern.

    “Harapannya sesudah lulus langsung bekerja sehingga penyerapan lulusan bisa dimaksimalkan,” katanya.

    Menurut Agustiar, program cetak sawah tersebut diperkirakan melibatkan ribuan mahasiswa dan tenaga pengelola lahan. Ia menyebut dalam satu hektare lahan dapat melibatkan sekitar 10 hingga 15 orang.

    “Satu hektare 15 orang kira-kira sudah berapa itu. Dibulatkan lah 10 orang perhitungan sementara, ada yang lebih 15 orang dalam satu hektare. Jadi sekitar 2.000 yang mengelola lahan cetak sawah,” jelasnya.

    Ia menambahkan, mahasiswa yang mengikuti program magang nantinya dapat langsung menerapkan ilmu yang diperoleh di bangku kuliah ke lapangan pertanian secara nyata.

    “Dengan paham ilmu mereka di dunia pendidikan langsung diterapkan pada saat magang,” lanjutnya.

    Selain itu, secara teknis nantinya akan diatur pembagian tugas dan luas lahan yang menjadi tanggung jawab masing-masing peserta magang agar pengelolaan berjalan optimal.

    Turut hadir dalam kegiatan tersebut Rektor Universitas Muhammadiyah Palangka Raya serta perwakilan perguruan tinggi lainnya di Kota Palangka Raya.

    Penandatanganan nota kesepakatan penyelenggaraan pendidikan vokasi dan magang mahasiswa pada lahan kegiatan cetak sawah di Provinsi Kalimantan Tengah itu dilaksanakan oleh Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Peternakan (TPHP) bersama para pihak terkait.

    Penulis: Redha
    Editor: Andrian

error: Content is protected !!