website murah
website murah
website murah
website murah
Pasang Iklan

Pumpung Hai Borneo, Strategi Perkuat Peran Adat Dayak Menuju Indonesia Emas 2045

Sekda Kalteng, Leonard S Ampung memberikan hormat kepada tamu Internasional usai menyampaikan sambutan. (Redha)

INTIMNEWS.COM, PALANGKA RAYA – Seminar internasional Pumpung Hai Borneo yang digelar di Huma Betang Hapakat, Jalan RTA Milono, Kota Palangka Raya, Kamis (21/8/2025), menjadi momentum penting bagi masyarakat Dayak untuk naik kelas melalui pemikiran akademis dan rekomendasi visioner. Plt Sekretaris Daerah (Sekda) Kalimantan Tengah (Kalteng), Leonard S. Ampung, membuka kegiatan tersebut secara resmi.

Seminar ini turut dihadiri sejumlah pejabat dan tokoh penting, di antaranya Kapolda Kalteng, Wakil Gubernur Kalteng, Plh Ketua Dewan Adat Dayak (DAD), perwakilan Danrem, serta perwakilan masyarakat Dayak. Kehadiran mereka menegaskan dukungan berbagai pihak terhadap penguatan peran masyarakat adat di Kalteng.

Menurut Leonard, pembangunan rumah betang raksasa di Huma Betang Hapakat tempat kita berkumpul ini telah berdiri sekitar 15 tahun bukan sekadar infrastruktur, melainkan simbol visi besar Gubernur Kalteng.

“Ini menunjukkan bahwa visi Bapak Gubernur betul-betul ingin mengangkat harkat dan martabat masyarakat Dayak, dari semua kepala daerah ya yang saya ketahui cuma Gubernur kalteng yang serius mengangkat martabat Dayak, yang sekaligus juga kepada masyarakat Kalteng pada umumnya menuju Kalteng Berkah, Maju, dan Sejahtera, kita bisa bersaing baik didunia digitalisasi, kualitas SDM berpendidikan tinggi dengan program satu rumah satu sarjana,” ujarnya.

Pasang Iklan

Leonard menekankan bahwa masyarakat Dayak memiliki filosofi luhur, yakni Bunga Betang, yang menempatkan kebersamaan, toleransi, dan musyawarah sebagai landasan hidup bermasyarakat. “Nilai-nilai ini sejatinya selaras dengan demokrasi modern yang menjunjung perbedaan, mendengar suara rakyat, dan mengambil keputusan bersama,” jelasnya.

Ia menambahkan, seminar ini dihadiri para profesor, akademisi, dan tokoh penting. “Ini bukan pertemuan sembarangan, melainkan kesempatan besar untuk menyusun gagasan maju bagi masyarakat Dayak,” terangnya.

Leonard menyebut jarang ada pimpinan daerah yang menjadikan pengangkatan martabat masyarakat adat sebagai visi utama, dan hal itu merupakan langkah istimewa bagi Kalteng. Visi tersebut juga selaras dengan semangat Indonesia Emas 2045, di mana Kalteng berperan aktif mewujudkan kemajuan bangsa.

Menutup sambutannya, Leonard menegaskan komitmen Pemprov Kalteng dalam melindungi eksistensi masyarakat adat, menjaga kearifan lokal, serta memastikan pembangunan yang berkeadilan. “Pertemuan hari ini adalah momentum strategis untuk memperkuat peran masyarakat adat, mengangkat suara akar rumput, melindungi hak-hak adat, dan menjembatani nilai lokal dengan pemerintahan modern,” pungkasnya.

Leonard menyampaikan pentingnya mengangkat harkat dan martabat masyarakat Dayak melalui pembangunan dan pelestarian nilai budaya, menegaskan bahwa kegiatan ini menjadi wadah strategis untuk memperkuat peran masyarakat adat di Kalteng.

Penulis : Redha
Editor : Andrian

Pasang Iklan

Berita Rekomendasi
Pasang Iklan
Halo Sahabat Intimnews

Pastikan Selalu Update Berita Terbaru

Ikuti Saluran