INTIMNEWS.COM, MUARA TEWEH – Pemerintah Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah, menyalurkan bantuan kepada warga terdampak kebakaran yang terjadi di Jalan Cempaka Putih RT 25, Kelurahan Melayu, Muara Teweh. Musibah tersebut menghanguskan empat rumah dan satu gudang, serta menyebabkan delapan kepala keluarga (KK) dengan total 25 jiwa kehilangan tempat tinggal.
Penjabat (Pj) Bupati Barito Utara, Indra Gunawan, pada Minggu (1/6/2025), meninjau langsung lokasi kebakaran didampingi oleh jajaran pemerintah daerah. Ia sekaligus menyerahkan bantuan darurat bagi para korban.
“Kami atas nama Pemerintah Kabupaten Barito Utara menyampaikan rasa prihatin dan duka mendalam atas musibah ini. Semoga bantuan yang diserahkan dapat sedikit meringankan beban warga yang terdampak,” kata Indra Gunawan.
Ia menambahkan, bantuan yang diberikan tidak sebanding dengan kerugian materiil yang dialami warga, namun diharapkan dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan dasar selama masa tanggap darurat.
Pemerintah daerah juga menyiapkan posko bantuan serta dapur umum melalui Dinas Sosial dan instansi teknis lainnya guna mendukung kebutuhan harian para korban.
Pj Bupati mengapresiasi respons cepat aparat kelurahan, petugas pemadam kebakaran, serta masyarakat sekitar yang turut membantu proses evakuasi dan pemadaman api sehingga kebakaran tidak meluas ke rumah lainnya.
“Dalam kejadian ini kita bersyukur tidak ada korban jiwa. Ini yang paling penting, karena keselamatan jiwa tidak bisa ditukar dengan apa pun,” ujarnya.
Indra Gunawan menekankan pentingnya identifikasi penyebab kebakaran untuk mencegah kejadian serupa di kemudian hari. Ia meminta dinas terkait bersama aparat kelurahan dan kecamatan melakukan evaluasi dan peningkatan sosialisasi pencegahan kebakaran di lingkungan padat penduduk.
“Kebakaran ini menjadi pembelajaran bersama agar ke depan kita semua lebih waspada dan tanggap terhadap potensi bahaya,” tambahnya.
Selain menyalurkan bantuan, Pemkab Barito Utara juga berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan lembaga terkait untuk mendata kerugian serta merancang langkah lanjutan bagi proses rehabilitasi.
Pj Bupati juga berdialog langsung dengan warga terdampak untuk memastikan kebutuhan mereka terpenuhi serta mendengarkan aspirasi yang disampaikan.
Pemerintah daerah menyatakan akan terus memantau kondisi korban dan menjamin tersedianya layanan dasar selama masa pemulihan. (Shp/Maulana Kawit)