INTIMNEWS.COM, MUARA TEWEH – Penjabat (Pj) Bupati Barito Utara, Indra Gunawan, menegaskan bahwa pemerintah daerah berkomitmen penuh menjaga netralitas aparatur sipil negara (ASN) dalam menghadapi Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Barito Utara 2024.
Penegasan itu disampaikan Indra Gunawan menanggapi aksi unjuk rasa dari Aliansi Masyarakat Pro Demokrasi Barito Utara, yang menyampaikan aspirasi di depan Kantor Pemerintah Kabupaten Barito Utara, Rabu (4/6/2025). Massa mendesak agar ASN yang diduga tidak netral, termasuk camat dan lurah, segera ditindak dan diganti.
“Kami tegaskan bahwa netralitas ASN adalah harga mati. Ini prinsip dasar dalam penyelenggaraan pemerintahan yang demokratis dan berkeadilan,” ujar Indra Gunawan di Muara Teweh, Selasa (10/6/2025).
Menurutnya, Pemkab Barito Utara telah menyusun langkah konkret untuk menjaga netralitas tersebut, termasuk melaksanakan apel siaga netralitas ASN yang akan melibatkan seluruh elemen, mulai dari Linmas, TNI, hingga Polri.
“Bismillah. Dengan hati yang ikhlas dan penuh tanggung jawab, kami akan melaksanakan pengamanan dan pengawasan secara menyeluruh. Semua unsur akan kami libatkan,” tegas Indra Gunawan.
Ia menyampaikan, ASN yang melanggar prinsip netralitas akan diproses sesuai ketentuan yang berlaku. Pihaknya tidak akan menoleransi keterlibatan ASN dalam politik praktis.
“Jika ada ASN yang terbukti tidak netral, akan kami tindak tegas. Tidak ada kompromi untuk urusan ini,” ucapnya.
Indra Gunawan juga mengajak seluruh ASN di lingkungan Pemkab Barito Utara untuk menjaga marwah birokrasi, dengan menunjukkan sikap profesional, independen, dan tidak terlibat dalam politik praktis.
“ASN harus berdiri di tengah, tidak berpihak. Bekerja saja sesuai tugasnya, layani masyarakat dengan baik, itu yang utama,” katanya.
Pj Bupati menambahkan, Pemkab akan terus berkoordinasi dengan KPU, Bawaslu, dan aparat penegak hukum untuk memastikan setiap tahapan PSU berjalan lancar, damai, dan demokratis.
Ia juga meminta masyarakat untuk turut mengawasi kinerja ASN selama proses PSU berlangsung. “Jika ada dugaan pelanggaran, silakan laporkan melalui jalur resmi. Kami akan tindaklanjuti,” ujarnya.
Indra Gunawan menutup pernyataannya dengan mengimbau masyarakat agar tetap menjaga persatuan dan kedamaian di tengah perbedaan pilihan politik. “Pilkada boleh beda, tapi kita tetap bersaudara,” pungkasnya. (Shp/Maulana Kawit)