INTIMNEWS.COM, PALANGKA RAYA – Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Kalimantan Tengah (Kalteng), Irjen Pol Iwan Kurniawan membeberkan sejumlah modus yang paling sering digunakan pelaku pencurian dengan pemberatan (curat), pencurian dengan kekerasan (curas), dan pencurian kendaraan bermotor (curanmor) sepanjang Januari hingga Mei 2026.
Hal itu disampaikannya saat menggelar pres reales pengungkapan kasus kejahatan jalanan di Mapolda Kalteng, Aula Graha Bhayangkara, Sabtu, 30 Mei 2026. Untuk kasus curat, aksi pencurian tandan buah segar (TBS) sawit masih mendominasi laporan yang diterima kepolisian.
Kapolda mengatakan, pelaku biasanya bergerak dalam jumlah besar dan menggunakan kendaraan angkut untuk membawa hasil curian.
“Kadang kala mereka melakukan pencurian dengan menggunakan orang yang banyak, kendaraan untuk mengangkut hasil juga cukup banyak,” ujarnya.
Bahkan tak sedikit dalam kasus itu juga disertai dengan kekerasan. “Kasus curat ini bukan hanya sekadar pencurian dengan pemberatan, bahkan ada yang masuk kategori pencurian dengan kekerasan,” ucap Iwan.
Ia menjelaskan, sebagian pelaku tetap melakukan pencurian meski sudah dipergoki petugas keamanan di lokasi perkebunan.
“Ketika ditemui pengaman di sana mereka tetap melaksanakan pencurian tersebut, jadi bisa masuk kategori juga dengan curas,” katanya.
Sementara untuk kasus curanmor, modus yang paling banyak digunakan adalah membobol kendaraan menggunakan kunci T.
“Curanmor itu dengan modus operandi mereka menggunakan kunci T,” ungkapnya.
Karena itu, Kapolda meminta masyarakat lebih waspada dengan memasang pengaman tambahan pada kendaraan.
“Saya berharap masyarakat memasang pengaman atau kunci ganda untuk kendaraan bermotor ketika ditinggal bekerja ataupun saat berada di rumah,” tuturnya.
Ia juga mengimbau masyarakat memasang CCTV di lingkungan sekitar karena sangat membantu proses pencegahan maupun pengungkapan kasus kriminal.
“Silakan masyarakat melapor apabila menjadi korban atau mendapatkan informasi adanya tindak pidana terkait curat, curas, dan curanmor melaluicall center 110,” tutupnya.
Editor: Andrian