INTIMNEWS.COM, PALANGKA RAYA – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Tengah (Kalteng) mengusulkan pembangunan Sekolah Rakyat tingkat provinsi dengan kapasitas sekitar 3.000 siswa. Usulan itu telah dibahas Gubernur Kalteng, Agustiar Sabran bersama Menteri Sosial saat berkunjung ke Kalteng.
Kepala Dinas Pendidikan Kalteng, Muhammad Reza Prabowo mengatakan, Sekolah Rakyat tingkat provinsi akan memiliki daya tampung lebih besar dibandingkan Sekolah Rakyat yang dikelola pemerintah kabupaten dan kota.
“Kalau yang dikelola kabupaten atau kota daya tampungnya sekitar 1.080 siswa, maka untuk Sekolah Rakyat tingkat provinsi diproyeksikan mampu menampung hingga sekitar 3.000 siswa. Semuanya merupakan bagian dari program pemerintah pusat dan seluruh biaya pendidikan akan diberikan secara gratis bagi peserta didik,” ujarnya saat meninjau Sekolah Rakyat di Jalan Tjilik Riwut Km 39 Palangka Raya, Selasa, 14 Juli 2026.
Ia menjelaskan, lokasi pembangunan Sekolah Rakyat tingkat provinsi belum bisa diumumkan. Saat ini pemerintah masih menunggu hasil studi kelayakan untuk memastikan lahan yang diusulkan benar-benar layak dibangun.
“Kita tidak bisa langsung membangun begitu saja. Semua harus melalui kajian yang mendalam, mulai dari kondisi tanah, struktur lahannya, hingga aspek keamanan bangunan. Tujuannya agar Sekolah Rakyat yang dibangun benar-benar kokoh, aman, nyaman, dan menjadi tempat belajar terbaik bagi anak-anak Kalimantan Tengah,” katanya.
Selain mengusulkan Sekolah Rakyat tingkat provinsi, Pemprov Kalteng juga telah menyiapkan empat Sekolah Rakyat di daerah. Dua sekolah sudah memulai Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS), yakni di Kabupaten Katingan dan Kota Palangka Raya. Sementara dua lainnya di Kabupaten Gunung Mas dan Kotawaringin Timur akan segera menyusul.
Reza menambahkan, Pemprov Kalteng bersama pemerintah kabupaten dan kota berkomitmen mendukung penuh Program Sekolah Rakyat agar berjalan sesuai target pemerintah pusat.
“Pesan Pak Gubernur selalu sama, yaitu kita harus berkolaborasi. Bukan hanya Pemerintah Provinsi, tetapi juga pemerintah kabupaten dan kota, agar seluruh program Bapak Presiden di Kalimantan Tengah dapat berjalan dengan baik. Khususnya di bidang pendidikan, Dinas Pendidikan tentu siap memberikan dukungan penuh,” pungkasnya.
Editor: Andrian