INTIMNEWS.COM, PALANGKA RAYA – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Tengah (Kalteng) terus memperkuat upaya pendampingan terhadap penyelenggaraan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di seluruh wilayah Kalteng.
Langkah ini dilakukan untuk memastikan koperasi desa mampu berkembang dan menciptakan usaha baru di tingkat akar rumput.
Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Kalteng, Rahmawati, mengatakan sejak awal pihaknya telah menjalin nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) dengan pemerintah kabupaten dan kota sebagai dasar kerja sama.
“Sejak awal kami sudah membuat MoU dengan pemerintah kabupaten,” ujar Rahmawati saat diwawancarai usai menghadiri kegiatan evaluasi KDKMP Tahun 2025 yang digelar di Ruang Yudha Makodam XXII/Tambun Bungai, Palangka Raya beberapa waktu lalu.
Ia menjelaskan, peran pemerintah provinsi lebih difokuskan pada pendampingan dan pemberian dorongan kepada pemerintah kabupaten dan kota. Menurutnya, kewenangan utama pengelolaan KDKMP berada di daerah masing-masing.
“Provinsi ini sebenarnya hanya melakukan pendampingan dan mendorong penuh para bupati dan wali kota agar segera menciptakan lapangan usaha baru di desa,” katanya.
Rahmawati menyebutkan, pengembangan KDKMP juga diselaraskan dengan program Kartu Huma Betang Sejahtera (KHBS), yang merupakan program unggulan Gubernur Kalteng untuk membangun ekonomi dari desa.
“Program ini memang diarahkan untuk membangun dari desa, sehingga kehadiran KDKMP menjadi bagian dari penguatan ekonomi masyarakat desa,” jelasnya
Selain itu, keberadaan KDKMP dinilai menjadi penghubung antara kebijakan pemerintah pusat dan program pembangunan daerah agar berjalan searah dan saling mendukung.
“Dengan hadirnya KDKMP, tentu ada sinkronisasi antara program pusat dan program daerah,” tandasnya.
Ia menegaskan, pendampingan menjadi langkah utama yang terus dilakukan oleh Dinas Koperasi dan UKM Kalteng agar koperasi desa dapat berjalan sesuai tujuan awal pembentukannya.
Dengan pendampingan yang berkelanjutan, Pemprov Kalteng berharap KDKMP mampu menjadi motor penggerak ekonomi desa dan memperkuat kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.
Editor: Andrian