INTIMNEWS.COM, PALANGKA RAYA – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Tengah (Kalteng) mulai mematangkan pelaksanaan Program Bantuan Biaya Kuliah Huma Betang Sejahtera (HBS) agar penyalurannya tepat sasaran dan dapat dirasakan masyarakat yang benar-benar membutuhkan.
Upaya tersebut dilakukan melalui Focus Group Discussion (FGD) yang digelar Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Provinsi Kalteng di Aula Dinas Pendidikan Kalteng, Senin, 29 Juni 2026.
FGD dibuka Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Provinsi Kalteng, Anang Dirjo. Dalam sambutan tertulis Gubernur Agustiar Sabran yang dibacakannya, pendidikan tinggi disebut sebagai investasi penting untuk mencetak sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing.
Menurutnya, pemerintah daerah ingin membuka kesempatan yang lebih luas bagi putra-putri Kalteng untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi, terutama bagi mereka yang terkendala biaya.
“Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah berkomitmen membuka akses pendidikan yang lebih luas bagi putra-putri daerah, khususnya mereka yang memiliki semangat belajar namun menghadapi keterbatasan ekonomi. Melalui Program Bantuan Biaya Kuliah Huma Betang Sejahtera, pemerintah ingin memastikan tidak ada anak Kalimantan Tengah yang kehilangan kesempatan menempuh pendidikan tinggi hanya karena persoalan biaya,” ujar Anang membacakan sambutan gubernur.
Ia menjelaskan, Program Huma Betang Sejahtera tidak hanya memberikan bantuan biaya kuliah. Program tersebut juga menjadi investasi jangka panjang untuk menyiapkan generasi muda yang mampu berkontribusi terhadap pembangunan daerah.
Selain itu, pelaksanaan FGD diharapkan dapat menghimpun berbagai masukan dari para pemangku kepentingan guna menyempurnakan pelaksanaan program. Dengan begitu, bantuan yang diberikan benar-benar tepat sasaran, transparan, dan akuntabel.
Sementara itu, Kepala Biro Kesra Setda Provinsi Kalteng, Rus’ansyah, mengatakan FGD menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah meningkatkan pelayanan di bidang pendidikan sekaligus memperkuat kesejahteraan masyarakat.
Ia menyebut keberhasilan program tersebut membutuhkan dukungan berbagai pihak, mulai dari pemerintah daerah, perguruan tinggi, hingga pemangku kepentingan lainnya.
“Melalui kegiatan ini diharapkan terbangun sinergi yang semakin kuat dalam mendukung pembangunan daerah dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Kami mengajak seluruh pihak untuk terus bekerja sama, menyelesaikan berbagai tantangan yang ada, serta berkomitmen memberikan kontribusi terbaik demi keberhasilan program yang telah direncanakan,” kata Rus’ansyah.
Pemprov Kalteng berharap Program Bantuan Biaya Kuliah Huma Betang Sejahtera dapat meningkatkan angka partisipasi pendidikan tinggi, menekan angka putus kuliah akibat kendala ekonomi, serta melahirkan sumber daya manusia yang siap bersaing di tingkat nasional maupun global.
Editor: Andrian