INTIMNEWS.COM, TANGERANG – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah menampilkan potensi unggulan daerah pada ajang Trade Expo Indonesia (TEI) ke-40 Tahun 2025 yang digelar di ICE BSD City, Tangerang, Banten, Kamis 16 Oktober 2025.
Kegiatan tersebut menjadi upaya strategis untuk memperluas jejaring kerja sama dan menarik minat investasi di sektor sumber daya alam.
Wakil Gubernur Kalimantan Tengah, H. Edy Pratowo, menyampaikan bahwa partisipasi Kalteng dalam pameran dagang berskala internasional ini merupakan langkah konkret dalam memperkenalkan potensi ekonomi daerah ke tingkat nasional dan global.
“Keikutsertaan Kalimantan Tengah pada ajang ini menunjukkan komitmen pemerintah daerah dalam memperluas jaringan bisnis dan memperkuat posisi Kalteng di pasar perdagangan internasional,” ujar Edy Pratowo.
Ia menjelaskan, berbagai komoditas unggulan ditampilkan pada pameran tersebut, di antaranya batubara, silika, zirkon, rutile, dan ilmenite. Komoditas tersebut dinilai memiliki prospek investasi yang tinggi dan menjadi salah satu andalan ekspor daerah dalam beberapa tahun terakhir.
Selain potensi tambang, paviliun Kalimantan Tengah juga memperkenalkan produk-produk kreatif hasil kerajinan masyarakat lokal.
Upaya ini diharapkan dapat mendorong sektor ekonomi kreatif tumbuh berdampingan dengan sektor industri sumber daya alam.
Menurut Edy, pengelolaan sumber daya alam harus diarahkan pada prinsip keberlanjutan agar manfaatnya dapat dirasakan secara merata oleh masyarakat. Pemerintah daerah terus mendorong penguatan sektor hilir melalui investasi industri pengolahan di wilayah setempat.
“Melalui hilirisasi, nilai tambah dari hasil alam dapat dinikmati oleh masyarakat secara langsung, sekaligus membuka lapangan kerja baru di daerah,” katanya.
Wakil gubernur menambahkan bahwa Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah berkomitmen mengarahkan investasi pada sektor yang ramah lingkungan dan berdaya saing. Prinsip tata kelola berkelanjutan menjadi bagian penting dari strategi pembangunan daerah.
Kehadiran Kalimantan Tengah di TEI 2025 juga menjadi sarana memperkuat kolaborasi ekonomi lintas sektor. Pemerintah daerah berupaya menciptakan iklim investasi yang kondusif dengan memberikan kepastian regulasi dan kemudahan perizinan bagi pelaku usaha.
“Pemerintah membuka ruang seluas-luasnya bagi investor yang ingin berkontribusi terhadap pembangunan daerah, dengan tetap memperhatikan aspek lingkungan dan kesejahteraan masyarakat,” tutur Edy.
Melalui partisipasi pada ajang Trade Expo Indonesia 2025, Kalimantan Tengah diharapkan mampu menarik investasi baru dan memperkuat citra daerah sebagai salah satu penopang pertumbuhan ekonomi nasional di kawasan tengah Indonesia.
Editor: Maulana Kawit