INTIMNEWS.COM, PALANGKA RAYA – Pemerintah daerah di Kalimantan Tengah (Kalteng) didorong untuk memperluas program padat karya sebagai strategi memperkuat ekonomi lokal sekaligus menekan angka pengangguran di kalangan generasi muda.
Anggota DPRD Kalteng, Okky Maulana, menekankan bahwa padat karya bukan sekadar menyediakan pekerjaan sementara. Menurutnya, program ini menjadi sarana pembelajaran dan pemberdayaan bagi anak muda untuk mengembangkan keterampilan dan membangun kemandirian ekonomi.
“Program padat karya membuka ruang bagi generasi muda terlibat langsung dalam kegiatan produktif sesuai potensi daerah. Anak muda tidak hanya bekerja, tetapi belajar mengelola proyek, berinovasi, dan berkontribusi bagi masyarakat,” ujar Okky, Kamis 13 November 2025.
Okky menilai, tingginya angka pengangguran pemuda di Kalteng tidak bisa diselesaikan hanya dengan membuka lapangan kerja formal. Pendekatan berbasis kebutuhan lokal, melalui padat karya, dianggap lebih efektif karena melibatkan masyarakat secara langsung dalam proses pembangunan.
Politisi muda dari Partai Golongan Karya ini menyebut, generasi muda memiliki potensi besar menjadi motor penggerak pembangunan. Dengan dukungan program yang tepat, pemuda dapat memperoleh penghasilan sekaligus keterampilan yang bisa dikembangkan menjadi usaha mandiri.
Okky menekankan bahwa keberhasilan program padat karya akan terlihat dari kualitas keterampilan dan daya saing ekonomi pemuda, bukan sekadar jumlah tenaga kerja yang terserap. “Ini soal menyiapkan generasi yang mampu bertahan dan berinovasi di tengah persaingan ekonomi,” katanya.
Menurutnya, sektor-sektor yang berorientasi pada potensi lokal, seperti pertanian, perikanan, kerajinan, dan pariwisata, harus menjadi fokus utama program padat karya. Langkah ini diyakini bisa menumbuhkan ekonomi berbasis komunitas sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap proyek luar daerah.
Okky menegaskan, pemerintah daerah perlu meningkatkan koordinasi dengan berbagai pihak, termasuk swasta dan organisasi pemuda, agar padat karya tidak hanya menjadi kegiatan sesaat, tetapi program berkelanjutan yang memperkuat kapasitas lokal.
DPRD Kalteng, kata Okky, siap mendukung legislasi dan penganggaran yang mendorong perluasan padat karya. Tujuannya, menciptakan generasi muda produktif, tangguh, dan mampu menghadapi tantangan ekonomi di masa depan.
Dengan program padat karya yang terstruktur, Okky berharap Kalteng bisa menjadi contoh daerah yang berhasil memberdayakan pemuda melalui pembangunan lokal. Langkah ini diharapkan turut menguatkan fondasi ekonomi daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Editor: Andrian