INTIMNEWS.COM, MUARA TEWEH – Kantor Pertanahan Kabupaten Barito Utara mengadakan kegiatan edukasi bertajuk “Pencegahan Korupsi di Lingkungan Kerja ASN” di ruang rapat kantor setempat, Selasa (29/7/2025). Acara ini diikuti seluruh ASN, PPNPN, dan PPAT yang bertugas di wilayah Barito Utara.
Kegiatan ini bertujuan untuk membekali pegawai pertanahan dengan pemahaman integritas, membangun budaya kerja yang transparan, dan mencegah praktik penyimpangan dalam pelayanan publik.
Kepala Kantor Pertanahan Barito Utara, Primanda Jayadi, menekankan bahwa pencegahan korupsi harus dimulai dari internal aparatur dan sistem kerja yang jelas serta akuntabel. Ia menyatakan, penegakan hukum saja tidak cukup tanpa dukungan kesadaran kolektif pegawai.
Dalam pelatihan, para peserta diberikan materi mengenai faktor-faktor yang memicu korupsi, baik dari sisi internal, seperti lemahnya integritas individu, maupun eksternal, berupa tekanan lingkungan kerja. Peserta diajak untuk mengenali risiko tersebut dan mencari solusi bersama.
Acara ini juga memperkenalkan prinsip “BERJUMPA DI KERTAS” sebagai pedoman nilai antikorupsi, yang mencakup Berani, Jujur, Mandiri, Peduli, Adil, Disiplin, Kerja Keras, Tanggung Jawab, dan Sederhana. Prinsip ini diharapkan menjadi landasan dalam setiap tindakan pegawai.
Sekretaris Dinas Pertanahan menambahkan, forum ini merupakan sarana refleksi dan kolaborasi, sehingga setiap ASN dapat menyelaraskan langkah dalam mewujudkan pelayanan pertanahan yang bersih dan profesional.
Para peserta mengikuti sesi praktik dan diskusi interaktif, membahas studi kasus dan strategi pengambilan keputusan etis dalam pelayanan publik. Hal ini dimaksudkan agar teori dapat diterapkan langsung di lapangan.
Selain peningkatan kompetensi, kegiatan ini diharapkan mampu menumbuhkan kesadaran kolektif dan memperkuat etos kerja yang menolak segala bentuk penyimpangan.
Primanda Jayadi menegaskan, keberhasilan pelatihan ini diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap layanan pemerintah, sekaligus mendorong seluruh ASN menjadi contoh bagi institusi lain dalam menjaga integritas.
Kegiatan diakhiri dengan sesi penutup dan dokumentasi bersama, disertai pesan agar nilai-nilai antikorupsi terus diterapkan dalam setiap aktivitas kerja sehari-hari di lingkungan Kantor Pertanahan Kabupaten Barito Utara. (Shp/Maulana Kawit)