website murah
website murah
website murah
website murah
Pasang Iklan

Pariwisata Kalteng Terbengkalai, DPRD Desak Pemerintah Bertindak Serius

Anggota Komisi III DPRD Kalteng, Wengga Febri Dwi Tananda. (Ist)

INTIMNEWS.COM, PALANGKA RAYA – Potensi sektor pariwisata di Kalimantan Tengah (Kalteng) dinilai masih jauh dari sentuhan pembangunan maksimal. Anggota DPRD Provinsi Kalteng, Wengga Febri Dwi Tananda, menilai pemerintah daerah belum menunjukkan keseriusan dalam memanfaatkan kekayaan wisata yang dapat menjadi sumber ekonomi baru bagi masyarakat.

Menurutnya, banyak kawasan wisata, terutama wilayah pesisir dan lokasi dengan keunikan alam yang justru terbengkalai karena minim infrastruktur dan tidak adanya strategi pengelolaan yang terarah. Kondisi itu membuat peluang ekonomi yang seharusnya dinikmati masyarakat hanya menjadi potensi di atas kertas.

Wengga menegaskan bahwa sektor pariwisata semestinya menjadi pilar ekonomi alternatif di tengah ketergantungan daerah pada sektor primer seperti perkebunan dan pertambangan. Pariwisata, kata dia, punya efek ganda untuk membuka lapangan kerja, mendorong UMKM, hingga meningkatkan Pendapatan Asli Daerah.

“Potensi wisata alam, terutama kawasan pesisir, memiliki peluang besar untuk menjadi destinasi unggulan. Tapi hal itu tidak akan terjadi tanpa perhatian serius terhadap pengelolaan dan pembangunan infrastruktur pendukung,” ujarnya, Senin, 27 Oktober 2025.

Pasang Iklan

Ia menyoroti bahwa konsep pembangunan pariwisata bukan sekadar membangun fasilitas, tetapi juga memastikan masyarakat lokal terlibat sebagai subjek pembangunan, bukan hanya penonton. Pendekatan berbasis partisipasi masyarakat dinilai menjadi kunci agar manfaat ekonomi dapat dirasakan langsung oleh warga.

Selain infrastruktur dan pemberdayaan masyarakat, strategi promosi juga disebut masih lemah. Wengga menilai pemerintah daerah belum membangun jejaring kolaborasi dengan pelaku usaha wisata, investor, dan pemangku kepentingan lainnya untuk mendorong lahirnya destinasi baru yang berdaya saing.

“Perlu ada sinergi antara pemerintah, pelaku usaha, dan investor agar pariwisata berkembang lebih cepat dan terukur,” tegasnya.

Wengga kembali mengingatkan bahwa pariwisata dapat menjadi sumber pendapatan berkelanjutan jika dikelola dengan disiplin manajemen, kepastian investasi, dan arah pembangunan yang jelas. Ia mendorong pemerintah daerah untuk tidak lagi menempatkan pariwisata sebatas slogan tahunan tanpa realisasi lapangan.

“Jika dikelola secara profesional dan melibatkan semua pihak, pariwisata bukan hanya mendatangkan wisatawan, tetapi juga mengenalkan identitas budaya Kalteng ke tingkat nasional dan internasional,” pungkasnya.

Editor: Andrian

Pasang Iklan

Berita Rekomendasi
Pasang Iklan
Halo Sahabat Intimnews

Pastikan Selalu Update Berita Terbaru

Ikuti Saluran