INTIMNEWS.COM, PALANGKA RAYA – Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng), Aisyah Thisia Agustiar Sabran, mengajak masyarakat memanfaatkan pekarangan rumah untuk bercocok tanam dan beternak sebagai upaya memperkuat ketahanan pangan keluarga sekaligus menambah penghasilan.
Hal itu disampaikan Aisyah saat panen melon di Smart Greenhouse II dan meninjau budidaya ayam pedaging di Apartemen Ayam, UPT Balai Pengujian Mutu Pakan, Perbibitan, dan Hijauan Makanan Ternak (BPMPPHMT), Jalan Tjilik Riwut Km 38, Palangka Raya, Minggu, 2 Agustus 2026.
Aisyah mengatakan, ketahanan pangan yang kuat berawal dari keluarga. Karena itu, pemanfaatan lahan pekarangan perlu terus didorong agar mampu memenuhi kebutuhan pangan sekaligus meningkatkan ekonomi rumah tangga.
“Pemanfaatan pekarangan melalui budidaya tanaman pangan dan peternakan sederhana merupakan langkah nyata membangun ketahanan pangan keluarga. Dari keluarga yang kuat akan lahir masyarakat yang sehat, produktif, dan berdaya saing,” ujarnya.
Ia menegaskan, TP PKK akan terus mendorong lahirnya keluarga produktif yang mampu mengembangkan potensi lokal untuk meningkatkan kesejahteraan.
Aisyah juga menegaskan, program TP PKK akan terus diselaraskan dengan Asta Cita Presiden dan visi Pemerintah Provinsi Kalteng, yakni Kalteng BERKAH dan Kalteng Maju.
“Kami ingin setiap keluarga di Kalimantan Tengah mampu menjadi pelaku pembangunan, mulai dari menjaga kesehatan, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, memperkuat ekonomi keluarga, hingga memanfaatkan potensi lokal secara optimal,” katanya.
Sementara itu, Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Peternakan (TPHP) Kalteng, Rendy Lesmana mengatakan, Smart Greenhouse II menjadi bagian dari pengembangan pertanian modern di Kalteng.
Greenhouse seluas sekitar 500 meter persegi itu menggunakan sistem hidroponik dan ditanami 880 batang melon. Dalam satu kali panen, hasilnya mencapai sekitar 1,1 ton dengan berbagai varietas, seperti Kansen, Dalmesion, Honey Ground, Validas, Hamichi, dan Sweet Net 9.
Rendy menambahkan, pengembangan kawasan terus dilakukan. Saat ini Smart Greenhouse III sudah memasuki tahap budidaya dan ditargetkan mulai panen pada akhir Agustus 2026.
“Kami berharap kawasan ini tidak hanya meningkatkan produksi hortikultura, tetapi juga menjadi pusat edukasi pertanian modern bagi masyarakat dan generasi muda,” pungkasnya.